Advertisement

Ini Sosok Bocah 'Gombal' Penjual Permen yang Viral di Bandung

Ini Sosok Bocah 'Gombal' Penjual Permen yang Viral di Bandung
Detik News
Editor: Malda Hot News —Rabu, 17 Maret 2021 10:47 WIB

Terasjabar.id - Seorang bocah perempuan penjual permen sambil menggombali pembelinya viral di media sosial. Aksi bocah tersebut diibaratkan S3 marketing.

Dari hasil penelusuran detikcom di lapangan, Rabu (17/3/2021) bocah tersebut kerap berjualan di kawasan Jalan Mohammad Toha hingga Cibaduyut, Kota Bandung.

Bocah perempuan itu kerap menjajakan dagangannya kepada pengunjung kafe atau restoran di kawasan tersebut. Selain itu, bocah tersebut kerap menjajakan dagangannya ke sejumlah komplek perumahan yang ada di Cibaduyut.


Detikcom berhasil menemui bocah perempuan penjual permen tersebut. Ia bernama Chatrina Abrida Sidabutar yang berusia 9 tahun dan tinggal bersama ibunya Idah Masidah (38) di rumahnya yang berada di kawasan Jalan Mohammad Toha, Kota Bandung.

Etin membenarkan, saat detikcom memperlihatkan video berdurasi 38 detik saat Etin berjulan permen di kawasan Komplek Singgasana Cibaduyut.

"Betul, itu aku," kata Etin.

Saat disinggung, dari mana Etin bisa berjualan dengan gaya bak seperti sales profesional, Etin menyebut ia tidak belajar dari siapa-siapa, hanya berkreasi agar permen yang dijualnya bisa laku.

Bahkan Etin juga menyebut, ia tak pernah belajar darimanapun, sekalipun itu YouTube.

"Kreasi sendiri, enggak lihat YouTube," ujar Etin.

Etin yang saat ini duduk di kelas 3 SD di SDN Pasawahan, mengaku sudah berjualan sejak kelas 1 SD, ia mengaku berjulan permen ingin membantu ibunya, karena Etin saat ini sudah tidak memiliki ayah.

Ia kerap berjualan sejauh 3-5 kilometer, berjualan sendiri naik sepeda atau diantar oleh ibunya.

"Paling jauh dari Mekarwangi sampai Cibaduyut, dari rumah sampai ke Cibaduyut luar sampai Lewipanjang. Kalau disitu sepi, ke Inhoftank, keliling komplek," paparnya.

Sekedar informasi, Etin berjulan atas kemauannya sendiri karena melihat ibunya berjulan yang membuka warung kecil-kecilan di rumahnya. Selain tu, ibunya Idah Masidah merupakan korban PHK karena pabrik tekstil tempat Idah bekerja yang ada di kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung bangkrut. (wip/mud/Detik.com)

Viral Bandung Perempuan Permen Medsos S3 marketing


Loading...