Advertisement

Sebanyak 300 Polisi di NTT Penyintas Covid-19 Mendonorkan Plasma Konvalesen

Sebanyak 300 Polisi di NTT Penyintas Covid-19 Mendonorkan Plasma Konvalesen
(Merdeka.com : Google)
Editor: Epenz Hot News —Rabu, 17 Maret 2021 10:05 WIB

Terasjabar.id - 300 Polisi bertugas di Polda Nusa Tenggara Timur dan Polres jajaran, terpapar Covid-19 sejak virus asal Wuhan China itu melanda setahun lalu. 300 polisi tersebut saat ini dinyatakan telah sembuh dan sudah kembali bertugas.

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Lotharia Latif mengatakan, para penyintas Covid-19 ini menjalani perawatan di rumah sakit bagi pasien kategori sedang, berat. Sementara pasien berkategori ringan melakukan isolasi mandiri.

"Sekitar 200 hingga 300 orang anggota Polri terpapar Covid-19, namun rata-rata sudah sembuh," kata Lotharia Latif, Rabu (17/3).

Sebagai garda terdepan memutus rantai penyebaran Covid-19, Polda dan Polres jajaran secara menyeluruh melakukan rappid tes massal dan vaksinasi bagi para anggota ASN. Lotharia Latif mengapresiasi anggota Polri yang mau mendonorkan plasmanya kepada pasien yang membutuhkan.

"Saya apresiasi bagi anggota untuk membangun sesama dengan keikhlasan membantu sesama. Kalian telah menyelamatkan orang lain," ujar dia.

Kepala PMI Nusa Tenggara Timur, Samson Ehe Terong berterima kasih kepada Polri yang menjadi pelopor donor plasma konvalesen.

Sebelumnya 10 anggota Polri penyintas Covid-19 sudah melakukan donor plasma. Kali ini ada 70 orang penyintas melakukan donor plasma sehingga menambah stok plasma di PMI.

FOLLOW JUGA : 

Diakuinya kalau setiap hari, PMI khususnya di Kota Kupang mendapat permintaan 16 hingga 20 kantong darah dari penyintas Covid-19, guna membantu pasien yang membutuhkan. Saat ini di PMI tersisa 40 kantong plasma dan setiap hari ada permintaan.

"Banyak penyintas yang sudah menyumbang plasma sehingga stok plasma konvalesen masih aman di PMI," kata Samson.

Menurut dia, satu kantong plasma konvalesen bisa diperuntukan kepada tiga pasien Covid-19, sementara donor darah biasa, satu kantong hanya diperuntukan kepada satu orang pasien.

"Plasma darah konvalesen yang merupakan plasma darah dari orang yang sudah terinfeksi Covid-19 nantinya akan diberikan kepada pasien Covid-19 kategori sedang dan berat. Plasma ini membantu warga meningkatkan anti bodi," ujar dia.

Simson menambahkan, plasma pertama yang disumbangkan 10 anggota Polri dikirimkan PMI Nusa Tenggara Timur ke Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur untuk membantu penderita Covid 19.

"Pada kasus Covid-19 berat dan kritis maka kesembuhan 60 persen jika kita beri plasma, karena plasma konvalesen diberikan pada pasien dan mengikat virus pada orang sakit," ujar dia.

PMI sebelumnya memberikan penghargaan kepada 10 anggota polisi yang sudah menjadi pendonor plasma. 10 polisi ini merupakan siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan 49 tahun 2020 Wira Adibrata Sanskaran PJJ SPN Polda Nusa Tenggara Timur.

Kesepuluh polisi ini dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah dirawat di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly sejak 26 April 2020 lalu. Mereka merupakan pasien positif Covid-19 sesuai hasil rapid test dan swab.

Kesembuhan seluruh pasien Covid-19 di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Polda NTT ini diakui kepala rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang, Kompol Hery Purwanto karena disiplin dan taat pada protokol kesehatan.

Disadur dari Merdeka.com 

Pandemi Covid-19 Kapolda NTT Polres Jajaran Prokes Plasma Konvalesen


Loading...