Advertisement

PD Yakin Kemenkumham Tolak KLB Kubu Moeldoko: Produk Cacat!

PD Yakin Kemenkumham Tolak KLB Kubu Moeldoko: Produk Cacat!
Gelora.co
Editor: Malda Hot News —Selasa, 16 Maret 2021 11:39 WIB
Terasjabar.id - Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly menyebut hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang digelar sepihak kubu Moeldoko sudah diserahkan. 

Partai Demokrat meyakini hasil KLB Demokrat di Deli Serdang itu sulit diproses Kemenkum HAM.

"Jika diperiksa secara objektif, sudah hampir pasti hasil KLB ilegal Deli Serang sulit untuk diproses karena cacat hukum dan cacat prosedur," kata Ketua BPOKK Partai Demokrat Herman Khaeron kepada wartawan, Selasa (16/3/2021).

Herman yakin Kemenkum HAM tak akan membiarkan integritas dan kredibiltasnya tercoreng dengan mengesahkan KLB Demokrat kubu Moeldoko. Legislator Senayan ini sepenuhnya yakin hasil KLB Demokrat kubu Moeldoko ditolak Kemenkum HAM.

"Saya yakin Kemenkum HAM tidak akan mengorbankan integritas dan kredibilitasnya, dan akan menolaknya," ujarnya.

Seyakin apa Herman bahwa Kemenkum HAM akan menolak hasil KLB Demokrat kubu Moeldoko? Herman menyebut hasil KLB Demokrat sudah cacat sejak prosedur.

"Karena saya tahu prosesnya, KLB yang tidak memenuhi syarat perundang-undangan dan konstitusi partai, pasti seluruh produknya juga cacat," imbuhnya.

Hasil KLB Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), sebelumnya telah diserahkan ke Kemenkumham. Menteri Hukum dan HAM atau Menkum HAM Yasonna Laoly membenarkan hal itu.

"Ya. Mereka sudah menyerahkan ke Dirjen AHU (Administrasi Hukum Umum)," kata Yasonna kepada detikcom, Selasa (16/3).


Yasonna mengatakan pihaknya akan meneliti kelengkapan dokumen hasil KLB dari kubu Kepala KSP Moeldoko itu. Menkum HAM akan menyesuaikan dokumen hasil KLB Demokrat dengan AD/ART Demokrat.

"Kita teliti kelengkapan dokumen pelaksanaan KLB dilihat apakah telah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan AD/ART partai," ujarnya.(dtk/Gelora.co)

Kemenkumham Viral Yasonna Laoly KLB Demokrat


Loading...