Advertisement

Seorang Guru di Garut Setelah Divaksin Tumbang dan Dirawat di RS, Diisukan Lumpuh, Ini Faktanya

Seorang Guru di Garut Setelah Divaksin Tumbang dan Dirawat di RS, Diisukan Lumpuh, Ini Faktanya
Tribunjabar.id
Editor: Malda Hot News —Senin, 15 Maret 2021 13:48 WIB

Terasjabar.id - Seorang guru asal Kecamatan Leles, Kabupaten Garu, Endang Kartini (42) tumbang dan terpaksa harus dirawat di rumah sakit karena melakukan aktivitas berat setelah disuntik vaksin, Senin (15/03/2021).

Selain beraktivitas berat setelah divaksin, Endang yang diketahui seorang guru di SMPN 2 Leles ini mengaku mempunyai penyakit bawaan yaitu saraf kejepit.

"Ya mungkin karena kondisi sayanya juga sedang lemah, ditambah saya punya penyakit bawaan syaraf kejepit, sedang berobat jalan juga," kata Endang saat ditemui Tribunjabar.id di RSUD Dr. Slamet Garut.

Kabar tumbangnya Endang setelah divaksin sempat ramai di lini masa media sosial di Garut yang menyebutkan Endang mengalami kelumpuhan beberapa jam setelah divaksin.

Mengetahui hal itu, Endang angkat bicara, ia mengaku tidak mengalami hal yang 
disebutkan itu.

"Ada yang menyebutkan saya lumpuh setelah divaksin, padahal saya tidak bilang begitu, memang saya lemas, tapi kan bukan berarti lumpuh," katanya.

Endang menjelaskan penyakit bawaannya itu sejak tahun 2008, ia menyayangkan atas ulah oknum 
yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan kabar keliru tersebut.

"Sangat disayangkan, ramai di media sosial biasalah orang kadang suka melebih-lebihkan, 
padahal saya tidak apa-apa, ini tangan dan kaki juga sudah mulai baikan," 

"Saya ingin klarifikasi bahwa saya lumpuh itu salah, tidak saya tidak lumpuh," ucapnya

Endang diketahui warga Kampung Salam Nunggal RT001 RW005 Desa Salam Nunggal, Kecamatan Leles, ia melakukan vaksinasi di Puskesmas Lembang Leles.

Kepala Puskesmas Lembang Leles, Lia Sriwati mengatakan setelah divaksin Endang tidak mengalami gejala apapun.

"Sebelum divaksin melalui skrining, hasilnya bisa divaksin waktu itu tensi nya 160, 
observasi 30 menit tidak ada gejala apapun," ungkapnya.

Lia mengatakan Endang melalukan aktifitas berat dengan berpergian hinggal sore hari, setelah divaksin d PKM Lembang.

"Menurut rekan nya pulang divaksin beraktivitas padat ke sekolah terus belanja tanaman hias kemudian terus ke Leuwigoong ke kebun jeruk pulangnya magrib," ucapnya.

Ia menjelaskan setelah divaksin seharusnya menjaga asupan nutrisi yang baik dan menjaga kondisi selama 24 jam dengan tidak melakukan aktivitas berat.

"Jadi kalo ternyata terus sempat tumbang kemungkinan karena kondisi badannya,divaksin kan dimasukkan antigen tentu akan ada reaksi sebaiknya 24 jam jaga kondisi dan asupan makanan yg baik," jelasnya

(Tribunjabar.id)


Viral Rumah Sakit Guru Leles SMPN 2 Leles


Loading...