Advertisement

Seperti Joker Psikopat, Pembunuh Berantai di Bogor Menikmati Momen Kematian Para Korbannya

Seperti Joker Psikopat, Pembunuh Berantai di Bogor Menikmati Momen Kematian Para Korbannya
Malang Voice
Editor: Malda Berita Viral —Jumat, 12 Maret 2021 08:45 WIB

Terasjabar.id - Terungkap sudah kasus penemuan mayat dalam kantong plastik yang ditemukan di dua tempat berbeda di kawasan Bogor.

Ternyata mereka adalah korban pembunuhan berantai di Bogor.

Pelaku berinisial MRI kini telah ditangkap polisi.

Motif pelaku pembunuhan yakni menguasai harta korban.

Pelaku menekuk jasad korban agar bisa masuk tas carier.

Pelaku pembunuhan dua perempuan yang mayatnya ditemukan terbungkus plastik di Jalan Raya Cilebut, Kota Bogor pada 25 Februari 2021 dan di Pasir Angin pada 10 Maret 2021 adalah orang yang sama.

Pelaku berinisial MRI dengan biadab menghabisi korbannya dalam kurun waktu kurang dari dua minggu.

Tak hanya menghabisi nyawa korbannya pelaku juga mengambil seluruh barang berharga milik korban.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa dalam menjalankan aksi jahatnya pelaku memanfaatkan media sosial untuk merayu korbannya.

Dengan mengiming-imingi inbalan uang MRI merayu para korbanya untuk diajak bertemu.

"Modusnya sama yaitu berkenalan melalui media sosial kemudian mereka berjumpa dengan iming iming uang dan sebagainya diajak jalan jalan ke daerah puncak kemudian sampai dipuncak selesai berkencan kemudian dihabisi nyawanya dengan mencekik ini sesuai dengan hasil otopsi," ujarnya saat rilis di Mako Polresta Bogor Kota, Kamis (11/3/2021).

Dalam menjalankan aksinya pelaku memang sengaja memilih perempuan yang masih berusia muda

"Jadi dari dua ini motifnya masih sama supaya bisa berkencan dan juga menikmati korbannya kemudian melakukan pembunuhan dengan sasarannya perempuan maka sasarannya adalah yang mudah dia kuasai," ujarnya.

Setelah membunuh korbannya pelaku pun mengambil barang berharga milik korban.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti handphone dan uang hasil penjualan habdphone serta kalung emas milik korban

Pelaku pembunuh siswi SMA dan janda muda di Bogor digiring polisi ke dua tempat pembuangan mayat korban yakni di Cilebut dan Gunung Geulis, Kamis (11/3/2021).

Pantauan TribunnewsBogor.com, pelaku berinisial MRI (21) ini tampak mengenakan kaos biru tahanan kriminal sat tahti dengan papan tulisan yang dikalungkan berbunyi 'pelaku pembunuhan.'

Pelaku ini juga diinterogasi oleh Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro didampingi Kapolres Bogor AKBP Harun karena tempat pembuangan mayat ini berada di dua wilayah hukum polres yang berbeda.

Di salah satu TKP pembuangan mayat di Jalan Trobosan, kawasan Gunung Geulis, Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pelaku mengaku bahwa mayat korban berinisial EL (23) dilipat agar masuk ke tas gunung atau carrier yang dia siapkan sebelum dibuang.

"Kepalanya di atas," kata MRI saat ditanyai polisi soal cara dia melipat dan memasukan tubuh korban ke dalam tas gunung.

Tas gunung tersebut juga merupakan tas yang digunakan pelaku untuk memasukan korban siswi SMA berinisial DP (18) dan dibuang di Cilebut, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Pembunuhan Berantai di Bogor, Pelaku Nikmati Momen Kematian Para Korbannya

[email protected]_jurnalisMayat terbungkus plastik yang ditemukan di dekat toko material di Jalan Raya Cilebut, Kelurahan Sukarsemi RT2/3, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Mayat ini ternyata korban pembunuhan berantai di Bogor. 


MRI mengatakan bahwa proses membuang mayat itu dia lakukan begitu saja dengan waktu yang singkat.

"(Dibuang) Gak sampai lima menit. Cuma ditarik aja (tasnya)," kata MRI ekspresi wajah tenang.

Diketahui, setelah sepekan lebih akhirnya polisi menangkap pelaku pembunuhan siswi SMA berinisial DP yang ditemukan dalam plastik sampah hitam di Jalan Raya Cilebut, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Pelaku ini berjumlah satu orang, ditangkap polisi di persembunyiannya di Depok pada Rabu (10/3/2021) sekitar 19.30 WIB malam.

Dia diketahui berinisial MRI yang masih berusia 21 tahun.

Kemudian belakangan diketahui bahwa pelaku ini juga merupakan pelaku yang sama dengan kasus temuan mayat janda muda berinisial EL (23) yang ditemukan pada Rabu (19/3/2021) pagi di pinggir jalan kawasan Gunung Geulis, Desa Pasir, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

"Tidak hanya (sampai) sekitar dua minggu melakukan, kemudian tersangka kembali melakukan (pembunuhan)," tambah Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Susatyo menyebut bahwa kasus ini merupakan pembunuhan berantai.

Serta ada kecenderungan dari pelaku yang menikmati kematian korban yang dia bunuh.

"Ini adalah termasuk dalam kaitan serial killer atau pembunuhan berantai dan ada kecendrungan untuk menikmati dengan meninggalnya korban tersebut," kata Susatyo.

Susatyo mengatakan bahwa kasus ini masih akan terus didalami termasuk menelusuri jejak digital media sosial dari tersangka MRI ini.

(Tribunnews Bogor/ Naufal Fauzy, Lingga Arvian Nugroho)

Bogor Motif Pembunuhan Psikopat


Loading...