Advertisement

Hujan Mengguyur Sejak Semalam, Debit Air di Sungai Jenelata Gowa Meningkat, Warga Diimbau Waspada

Hujan Mengguyur Sejak Semalam, Debit Air di Sungai Jenelata Gowa Meningkat, Warga Diimbau Waspada
(Merdeka.com : Google)
Editor: Epenz Hot News —Rabu, 10 Maret 2021 14:08 WIB

Terasjabar.id - Hujan mengguyur sejak semalam di sejumlah daerah wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel), termasuk Makassar dan kota tetangga, Kabupaten Gowa. Kondisi terakhir di bendungan Bilibili di daerah puncak Malino, Kabupaten Gowa yang merupakan sumber air baku bagi PDAM Gowa dan Makassar saat ini sudah penuh.

Kabid Operasional dan Pemeliharaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang, Rini Harun menjelaskan, air di Bilibili sudah melewati spilway yakni sudah di atas 99,05 mdpl, sehingga air keluar dengan sendirinya dan melimpah ke Sungai Jeneberang dan Sungai Jenelata.

FOLLOW JUGA : 

"Cuma sekarang yang sulit dikendalikan itu air di Sungai Jenelata. Kita kelabakan kendalikan lewat bendungan Bilibilib itu," ujar Rini Harun.

Sungai Jenelata itu, terang Rini, adalah pertemuan air di bawah bendungan Bilibili. Elevasinya kini 46,20 mdpl, artinya sudah status waspada.

"Sungai Jenelata menerima limpahan air dari bendungan Bilibili dan curah hujan juga tinggi sejak semalam. Masih status waspada, belum diimbau untuk mengungsi tapi warga yang tinggal di sempadan sungai diimbau untuk waspada. Dan tidak melakukan aktivitas di sekitar sempadan sungai," tandasnya.

Disadur dari Merdeka.com 

Hujan Makassar Sulsel Pandemi Covid-19 Kabupaten Gowa


Loading...