Advertisement

Pa Uu Diserbu Pendemo, Saat Tiba Leuweung Keusik Tasikmalaya

Pa Uu Diserbu Pendemo, Saat Tiba Leuweung Keusik Tasikmalaya
Tribunjabar.id
Editor: Malda Hot News —Senin, 8 Maret 2021 09:41 WIB

Terasjabar.id - Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, meninjau lokasi pertambangan pasir di Kampung Leuweung Keusik, Desa/Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (7/3/2021) siang.

Kedatangan Wagub dinanti warga yang sebelumnya menolak kegiatan pertambangan di Kampung Leuweung Kesik tersebut, karena dikhawatirkan akan menimbulkan bencana.

Wagub yang tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 langsung menuju titik kegiatan pertambangan, dan berdialog dengan sejumlah tokoh warga.

Warga pun berdatangan ke lokasi. Beberapa diantaranya membawa spanduk penolakan kegiatan pertambangan pasir di kaki Gunung Galunggung itu.

Dari hasil dialog dengan warga, Wagub mendapat laporan tentang dugaan adanya rekayasa dalam proses pembuatan izin pertambangan.

Yakni dari sekitar 65 tanda tangan warga yang menyetujui adanya kegiatan pertambangan, diduga 42 di antaranya dipalsukan.

Setelah dialog, akhirnya diterbitkan surat pernyataan bersama Wagub dengan tokoh warga, tokoh agama dan tokoh pemuda, bahwa kegiatan pertambangan ditutup sementara.

Pa Uu kemudian mengumumkan pernyataan bersama tersebut, dan disambut suka cita warga. 

"Sambil menunggu proses investigasi yang dilakukan pemerintah, kami sepakat kegiatan pertambangan ini ditutup sementara," kata Pa Uu melalui pelantang yang disediakan warga.

Pa Uu menambahkan, kegiatan pertambangan belum ditutup permanen karena belum ada tanggapan pihak pengusaha serta mesti melewati proses investigasi pemerintah.

Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Galunggung (AMPEG), Denden Anwarul Habibudin, membenarkan adanya dugaan pemalsuan tanda tangan warga, sebagai salah satu syarat mengurus perizinan.

"Dari 65 tanda tangan, sebanyak 42 di antaranya diduga dipalsukan. Kami akan mengadukan perbuatan ini ke pihak berwajib," kata Denden.

Proses hukum dugaan pemalsuan tanda tangan, kata Deden, diharapkan bisa menjadi salah satu pertimbangan pemerintah, membatalkan izin kegiatan pertambangan tersebut.


(Tribunjabar.id)


Pa Uu Demo tasikmalaya


Loading...