Advertisement

Ashanty Menangis, Ia Berhasil Lewati Masa Kritis, Seperti Diberi Kesempatan untuk Memperbaiki Hidup

Ashanty Menangis, Ia Berhasil Lewati Masa Kritis, Seperti Diberi Kesempatan untuk Memperbaiki Hidup
Tribunjabar.id
Editor: Malda Teras Seleb —Sabtu, 6 Maret 2021 09:07 WIB

Terasjabar.id - Ashanty menangis, ia tak bisa membendung air matanya saat berbicara mengenai pengalamannya yang kena Covid-19.

Istri Anang Hermansyah itu mengaku seperti memiliki kesempatan lagi untuk memperbaiki diri lantaran bisa melewati masa kritis karena Covid-19.

"Aku kaya ngerasa punya kesempatan lagi untuk memperbaiki diri."

"Mungkin Allah merasa kaya 'kamu masih punya banyak dosa, punya banyak salah, kamu dikasih hidup panjang untuk memperbaiki diri kamu,'" kata Ashanty sambil terisak, dikutip TribunJabar.id dalam video di channel YouTube The Hermansyah A6, Sabtu (4/3/2021).

Ibu sambung Aurel itu mengatakan, ia memang sempat menyerah.

Bahkan, ia sempat menitipkan pesan kepada suaminya, Anang Hermansyah.

"Bener-bener udah sempet nyerah. Udah sempat enggak kuat. Udah sempet bener-bener minta tolong ke Mas Anang untuk jaga anak-anak dan lain-lain."

"Ini bukan sesuatu yang lebay, tapi inilah yang aku rasain," kata Ashanty sambil mengusap air matanya.

Lebih lanjut ia mengingatkan, buat yang kena Covid dan tetap terasa sehat, harus banyak bersyukur.

Namun harus diingat pula, orang yang kena Covid banyak juga yang meninggal.

"Banyak banget orang yang lewat, banyak banget yang meninggal di umur muda, banyak yang enggak akan baik-baik saja," ujarnya terisak.

Sekali lagi, Ashanty mengaku bersyukur ia diberi kesempatan untuk hidup.

Ashanty akhirnya menceritakan detik-detik saat kondisinya kritis akibat kena Covid-19. Ia sempat kejang, lalu napasnya seperti napas sakaratul maut.
Ashanty akhirnya menceritakan detik-detik saat kondisinya kritis akibat kena Covid-19. Ia sempat kejang, lalu napasnya seperti napas sakaratul maut. (YouTube The Hermansyah A6)

Apalagi sebelumnya dokternya sempat bilang keadaan Ashanty sangat parah.

Ashanty merasa bersyukur ia masih bisa mengurus anak-anaknya lagi.

"Alhamdulillah aku masih bisa urusin nikahan kakak. Masih bisa urusin Azriel nanti, Arsy dan Arsya yang masih kecil."

"Dan Mas Anang selalu bilang selalu WA aku, 'kamu jangan gitu dong aku enggak bisa enggak ada kamu'," ujarnya.

Ashanty mengingatkan agar kita tak egois.

Pasalnya, Covid ini bisa berpengaruh ke orang-orang sekitar.

"Jadi aku mau ngingetin kalian, bahwa tolong kalian bisa kuat, tapi ingat orang sekitar kalian. Tolong jangan egois."

"Buat yang kena Covid (dan masih) biasa-biasa saja, tapi bisa aja ini ngaruh ke orang lain. Dampaknya seperti aku dan lain-lain, orang sampai harus meninggal," ujarnya sambil menangis.

Detik-detik Ashanty Kritis

Dalam video yang sama, Ashanty juga menceritakan detik-detik saat kondisinya kritis akibat kena Covid-19.

Istri Anang Hermansyah itu mengatakan, di hari ke-3 setelah dirinya dinyatakan positif Covid-19, ia merasakan sesak napas.

Di antara lima orang lainnya di rumahnya yang positif Covid-19, termasuk Azriel, Aurel, dan Arsy, hanya Ashanty saja yang terbaring tak berdaya.

"Mereka bisa ketawa, bisa makan, buat aku itu menghibur. Tapi buat mereka pastinya kan, 'ya Allah ini bunda enggak bisa bangun.'"

"(Aku) kedinginan, meriang, demamnya tinggi. Saturasi oksigen aku udah 92, 90, 92 Akhirnya aku dilarikan ke rumah sakit karena sudah sesak napas banget," ujarnya.

Itulah saat pertama Ashanty dilarikan ke rumah sakit.

Namun setelah dicek, kondisi pneumonia Ashanty termasuk dalam kategori sedang.

Karena rumah sakitnya penuh, ia pun meminta izin dokter untuk pulang.

Ashanty tak mau gara-gara dirinya memaksakan dirawat di rumah sakit, ada orang yang sakitnya lebih parah jadi tak kebagian tempat.

"Jadi aku bilang, 'ya udah dok kalau saya aman saya boleh pulang enggak?' (Dokternya bilang) 'ibu kondisinya sebenarnya sudah boleh pulang.'" kata Ashanty.

Rupanya, setelah pulang ke rumah, kondisi ibu sambung Aurel itu tak kunjung membaik.

Sampai akhirnya, ada satu hari Ashanty merasakan kejang luar biasa selama 3-4 jam.

"Saat aku pulang ke rumah, itu di situ ada satu hari di subuh, 3 jam apa 4 jam aku kejang, kasurnya goyang kenceng berjam-jam."

"Dan di saat itu aku enggak tahu harus minum obat apa. Sampai aku stres berat, badannya panas tinggi. Besoknya sesak napas sampai bunyi napasnya," ujarnya.

Akhirnya, Ashanty pun kembali dibawa ke rumah sakit.

Yang menyetir mobilnya adalah Azriel yang juga positif Covid-19.

"Sampai akhirnya di mobil, aku Indri, Ziel yang nyetir, karena enggak mungkin yang nyetir yang enggak Covid. Sopirnya kasihan kan," ujarnya.

Saat dalam perjalanan, Ashanty mengaku sudah pasrah dan menyerah.

Ia mengalami sakit yang luar biasa.

"Itu aku udah menyerah banget. 'Tuhan sakit banget.' Badanku linu semua, dipegang dikit sakit."

"Terus napas udah, kalau orang bilang kaya udah sakaratul maut. Karena aku pernah ngelihat yang udah napas terakhir, aku udah kaya gitu," katanya.

Akhirnya, Ashanty sampai di rumah sakit.

Setelah diperiksa, ternyata kondisi Ashanty memang memburuk.

"Saturasinya 92 turun. Terus juga akhirnya dicek darah. Pengentalan darahku udah sampai mau seribu. Dan semua kena. Fungsi hati enggak bagus. Semua enggak bagus. Dan akhirnya diputuskan untuk dirawat di rumah sakit."

"Dan baru kemarin dokternya bilang, kalau kamu sedikit lewat saja itu, enggak secepet ke rumah sakit, enggak tahu deh apa yang terjadi," kata Ashanty.

Kini, Ashanty sudah berada di rumah.

Ia masih menjalani recovery agar kondisi tubuhnya bisa sehat seperti sediakala.

Tonton selengkapnya:

(Tribunjabar.id)


Ashanty Kritis Viral Hidup


Loading...