Advertisement

Musabab Jokowi Gaungkan Benci Produk Luar Negeri: UMKM Hijab RI Ditikung China

Musabab Jokowi Gaungkan Benci Produk Luar Negeri: UMKM Hijab RI Ditikung China
Gelora.co
Editor: Malda Hot News —Jumat, 5 Maret 2021 09:48 WIB
Terasjabar.id - Presiden Jokowi menggaungkan kampanye benci produk luar negeri sambil mengajak masyarakat Indonesia agar lebih memilih menggunakan barang-barang produksi dalam negeri. Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Istana Kepresidenan, Kamis (4/3).

“Produk dalam negeri gaungkan, gaungkan juga benci produk-produk luar negeri, bukan hanya cinta tapi benci. Cinta barang kita, benci produk luar negeri. Sehingga betul-betul masyarakat kita menjadi konsumen yang loyal untuk produk-produk Indonesia,” kata Jokowi.

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, pun mengungkap musabab ajakan itu sampai keluar dari mulut Presiden. Menurutnya, Jokowi meradang karena adanya permainan harga produk-produk dari luar negeri, yang membunuh UMKM lokal.

Mendag Lutfi bercerita dengan memberikan contoh kasus, pada tahun 2018 ada industri hijab yang mempunyai kemampuan penjualan luar biasa. Saking moncernya, industri ini mampu mempekerjakan 34 ribu pekerja dengan gaji mencapai USD 650.000 per tahunnya. 

UMKM yang sempat meroket itu rupanya kemudian mati lantaran adanya praktik persaingan tidak sehat dari produk luar negeri. 

"Ketika industrinya maju tahun 2018, tersadap artificial intelligence yang digunakan perusahaan digital asing. Kemudian disedot informasinya. Setelah itu dibuatlah industrinya di China, kemudian diimpor barangnya ke Indonesia, mereka membayar USD 44 ribu sebagai bea masuk, tetapi kemudian industri UMKM hijab itu hancur," jelas Lutfi.

Mantan Kepala BKPM itu melanjutkan, produk bikinan luar negeri tersebut di Indonesia dijual dengan harga sangat miring, yakni hanya Rp 1.900 per pcs. Praktik yang ia sebut predatory pricing inilah kemudian membuat UMKM mati.

"Inilah yang menyebabkan kebencian produk asing yang diutarakan Pak Presiden, karena kejadian dari perdagangan yang tidak adil, tidak menguntungkan dan tidak bermanfaat. Itulah yang jadi dasar ucapan Pak Presiden, ini juga karena membunuh UMKM," tandas Mendag Muhammad Lutfi. [Gelora.co]

Presiden Jokowi Cinta Produk Lokal Rapat Kerja Chna


Loading...