Advertisement

FAKTA BARU Gadis Bandung Tewas di Kediri, Ternyata Menginap Bersama Pacar dan Keluarga Pacar

FAKTA BARU Gadis Bandung Tewas di Kediri, Ternyata Menginap Bersama Pacar dan Keluarga Pacar
Tribunjabar.id
Editor: Malda Hot News —Selasa, 2 Maret 2021 10:13 WIB

Terasjabar.id - Misteri gadis Bandung yang ditemukan tewas di Kediri masih belum terungkap.

Namun ada fakta baru yang terungkap.

Seperti diketahui, M (20) gadis cantik asal Bandung, Jawa Barat ditemukan tewas mengenaskan di Hotel Lotus Garden, Kediri, Jawa Timur, Minggu (28/2/2021) petang.

Ketika ditemukan di kamar 421, wanita berkulit kuning langsat itu bersimbah darah dengan bagian belakang kepala terluka parah.

Namun, dia terlihat masih mengenakan pakaian lengkap.

Korban ditemukan di lantai kamar dengan posisi telentang.

Kedua tangan terlihat menengadah ke atas.

Kaos hitam yang dikenakan korban warna hitam dan celana panjang warna senada juga masih terlihat terpakai rapi.

Kaos yang dipakai korban masih tampak terlihat dimasukkan ke celana.

Kancing celana dan resleting celana yang dipakai korban tidak ada perubahan, tetap pada posisinya.

Sementara darah segar terlihat membasahi lantai. Terutama di atas kepala dan punggung korban.

Namun siapa orang yang menghabisi wanita cantik ini, penyidik Satreskrim Polres Kediri Kota terus menyelidiki untuk menguaknya.

Kamar hotel tempat kasus pembunuhan wanita muda di Hotel Lotus Kota Kediri dipasang police line, Minggu (28/2/2021) malam.
Kamar hotel tempat kasus pembunuhan wanita muda di Hotel Lotus Kota Kediri dipasang police line, Minggu (28/2/2021) malam. (surya.co.id/didik mashudi)

Penyidik juga berusaha memperoleh rekaman CCTV hotel untuk menguak kejadian tragis itu.

Dalam penyelidikan terungkap fakta bahwa sebelum korban meninggal dunia, korban ke hotel Lotus Garden bersama pacar dan keluarga pacarnya.

M menginap bersama pacar dan keluarga pacar.

Kapolresta Kediri, AKBP Eko Prasetyo, mengungkapkan sebelum ditemukan tewas, korban memesan kamar di sebuah hotel di Kota Kediri.

"Yang memesan ini ada dua kamar, satu kamar untuk korban dan pacarnya. Sementara satu lagi satu kamar untuk keluarga pacar" ujar kapolresta.

AKBP Eko Prasetyo, mengungkapkan sebelum ditemukan tewas, pacar korban yang satu kamar dengannya pergi ke sebuah swalayan untuk membeli perlengkapan mandi dan makanan.

"Yang mengetahui pertama kali adalah pacarnya sendiri, kemudian ia memberitahu resepsionis dan melaporkan ke Polresta Kediri," jelasnya.

Saat ini penyidik terus mendalami keterangan dari saksi.

“Ada enam saksi yang kita mintai keterangan hingga saat ini. Pacar korban bersama kerabat dari pacarnya,” jelasnya.

Sementara itu menurut Kapolresta Kediri bahwa meskipun hasil autopsi belum keluar.

Namun ditemukan luka-luka pada bagian belakang tubuh korban.

Sejumlah barang bukti yang diamankan petugas dari dalam kamar Hotel Lotus Kota Kediri, Minggu (28/2/2021) malam.
Sejumlah barang bukti yang diamankan petugas dari dalam kamar Hotel Lotus Kota Kediri, Minggu (28/2/2021) malam. (surya.co.id/didik mashudi)

Kapolres, mengatakan ia tidak tahu tujuan kelima orang termasuk korban yang memesan kamar di Hotel Lotus Garden.

"Ini semua masih kita dalami mohon doanya agar biar cepat terungkap," ucapnya.

Temukan alat kontrasepsi

AKBP Eko Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan membenarkan ditemukan alat kontrasepsi di dalam kamar hotel.

"Ya tadi ditemukan satu alat kontrasepsi," jelasnya.

"Saat ini korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses otopsi," jelasnya.

Kondisi jenazah sendiri dari otopsi luar ditemukan luka di bagian kepala bagian belakang.

Sedangkan penyebab luka masih menunggu hasil visum.

Saat ditemukan posisi korban meninggal tergeletak di lantai kamar hotel dengan kondisi bersimbah darah.

Sementara barang bukti yang diamankan petugas di antaranya dua buah tas koper besar.

Salah satu koper diduga milik korban.

Sedangkan satu koper lagi masih diperiksa petugas.

Dari kamar tempat ditemukannya mayat setidaknya diamankan belasan bungkusan yang dikemas dalam tas plastik.

(Tribunjabar.id)


Bandung Kediri Viral Pembunuhan


Loading...