Advertisement

VIDEO VIRAL Rombongan Moge Terobos Ring 1 Istana Dihadang Paspampres: Dapet Loe di Kamera, Viral

VIDEO VIRAL Rombongan Moge Terobos Ring 1 Istana Dihadang Paspampres: Dapet Loe di Kamera, Viral
Tribunjabar.id
Editor: Malda Hot News —Sabtu, 27 Februari 2021 11:51 WIB

Terasjabar.id - Rombongan pemotor nekat menerobos Ring 1 Istana Kepresidenan yang telah diberi pembatas jalan.

Dalam video yang beredar itu, terlihat beberapa pengendara motor, salah satunya Aerox melintas masuk jalan Veteran III, Jakarta yang sudah diberi pembatas jalan warna oranye.

Beberapa motor itu terlihat menggeber motornya yang memiliki knalpot racing, padahal wilayah tersebut merupakan wilayah Istana Kepresidenan.

Salah satu di antaranya bahkan mengangkat roda depan alias standing.

Setelah menggeber motornya, mereka langsung dihadang Paspampres yang kemudian mengejar.

Beberapa Paspampres menendang motor orang-orang tersebut hingga mereka terjungkal.

Setelah berhasil lolos dari Paspampres, terdengar pemotor itu mengatakan, "Gila, dapet loe di kamera tendang-tendang, viral!" kata salah seorang pemotor.

Video ini awalnya diunggah akun instagram @juniarwilliam17 tapi sekarang sudah dihapus.

Paspamres Benarkan ada yang Menerobos

Asisten Intelijen Pasukan Pengamanan Presiden ( Paspampres) Letkol Inf Wisnu Herlambang membenarkan adanya sejumlah pengendara motor gede ( moge) yang ditindak oleh Paspampres saat berkendara di Jalan Veteran III, belakang Istana Kepresidenan, pada hari Minggu (21/2/2021) lalu.

Ia menyebut sejumlah pengendara itu terpaksa harus dilumpuhkan oleh petugas Paspampres karena menerobos jalan yang tengah ditutup.

Wisnu mengatakan, saat itu sejumlah petugas Paspampres tengah melaksanakan pengamanan instalasi di kantor Wakil Presiden.

Oleh karena itu, jalan Veteran III yang biasanya dibuka untuk umum saat itu ditutup untuk sementara.

Petugas sudah memasang rambu pembatas jalan sebagai penanda jalanan tersebut ditutup.

Namun, tiba-tiba saja para pengendara motor itu melintas dengan kecepatan tinggi dan suara knalpot yang berisik.

"Kalau dia nerobos itu sudah masuk bahaya tidak langsung maupun ancaman yang bersifat terbuka. Itu merupakan batas pelanggaran ring 1. Jadi bisa dilumpuhkan," kata Wisnu kepada Kompas.com, Jumat (26/2/2021).

Oleh karena itu, Wisnu menegaskan bahwa tindakan petugas yang melumpuhkan pengendara motor itu dengan menendangnya sudah sesuai prosedur.

"Itu sudah masuk kategori bahaya tidak langsung. Dan karena sikap kewaspadaan anggota, sudah terlatih, dia waspada. Apapun ceritanya, kita lumpuhkan dulu," ujar Wisnu.

Menurut Wisnu, tindakan anggota Paspampres itu sudah sesuai dengan petunjuk teknis yang terdapat dalam surat keputusan Panglima TNI.

"Itu sebenarnya masih manusiawi. Kalau menerobos itu sebenarnya bisa ditembak karena anggota dilengkapi dengan senjata," katanya.

Video yang menunjukkan rombongan pengendara motor dihadang Paspampres itu sebelumnya viral di media sosial.

Video itu terekam dari kamera milik para pengendara moge, lalu diunggah ke akun YouTube milik mereka.

Salah satu yang mengunggah video kejadian tersebut adalah akun YouTube Sahdilah yang memiliki 269.000 subscribers.

Kemudian video itu juga diunggah ke Instagram oleh sejumlah akun, salah satunya akun @bodatnation.

Dalam video itu, tampak petugas Paspampres menyetop rombongan pengendara motor yang tengah melakukan sunday morning ride (Sunmori) di Jalan Veteran III, belakang Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Hal yang menjadi sorotan, terlihat salah satu petugas dengan menggenggam pistol menendang salah satu motor pengendara hingga terjatuh.

(Tribunjabar.id)


Viral Moge Paspampres


Loading...