Advertisement

Pelantikan Kepala Daerah, Ridwan Kamil; Layani Masyarakat Dengan Ikhlas, Banyak Orang Stres

Pelantikan Kepala Daerah, Ridwan Kamil; Layani Masyarakat Dengan Ikhlas, Banyak Orang Stres
Tribunjabar.id
Editor: Malda Hot News —Jumat, 26 Februari 2021 12:58 WIB

Terasjabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengambil sumpah dan melantik lima pasangan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2020 di Jawa Barat di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat (26/2).

Ridwan Kamil pun menitipkan pesan supaya para bupati atau wali kota dan wakilnya tersebut dapat bertugas dengan baik dengan menjaga integritas dan profesionalisme.

Mereka yang dilantik adalah Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh.

Kemudian Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri. Juga Bupati Indramayu Nina Agustina dan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim.

Kemudian dilantik juga Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan. Kemudian Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono.

Sembilan orang dari lima pasangan kepala daerah ini dilantik dan diambil sumpah secara langsung di Gedung Merdeka, sedangkan Wakil Wali Kota Depok dilantik secara virtual karena masih dalam masa penyembuhan di rumah sakit.

"Alhamdulillah, lima kepala daerah kita dilantik hari ini, yaitu Kabupaten Pangandaran, kemudian Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, dan Kota Depok. Semua hadir kecuali Wakil Wali Kota Depok karena sedang sakit sehingga dilantik secara virtual di Depok," kata Ridwan Kamil seusai melantik para kepala daerah tersebut.

Kemudian tiga daerah lainnya yang juga telah melakukan Pilkada 2020, belum melaksanakan pelantikan. 

Di Kabupaten Cianjur, jabatan kepala daerahnya baru berakhir Mei 2021, sedangkan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung masih menjalani proses sengketa di Mahkamah Konstitusi.

"Jadi belum bisa dilantik di Jumat ini. Kemudian yang Kabupaten Bandung dan Kabupaten Tasikmalaya keputusan MK baru hadir kurang lebih di bulan Maret, sehingga kita masih menunggu hasilnya keputusan finalnya seperti apa," katanya.

Ridwan Kamil mengatakan dirinya memberi tiga pesan kepada para kepala daerah, di antaranya untuk menjaga benteng integritas karena banyak kepala daerah berjatuhan ketika integritasnya terganggu.

"Kedua, melayani masyarakat dengan ikhlas, apalagi saat Covid-19 ya, orang marah, banyak orang stress, banyak ekonomi terpuruk, sehingga butuh pemimpin yang sabar, yang ikhlas dan turun ke masyarakat," katanya.

Ketiga, dirinya mentitipkan pesan profesionalisme. Covid-19, ujarnya, mengajarkan masyarakat untuk tidak boleh biasa-biasa saja, melainkan harus luar biasa.

Dengan beradaptasi, pemimpin harus punya teori baru membangun daerah masing-masing karena tidak bisa lagi menggunakan teori-teori lama dalam membangun daerahnya. 

"Jadi pesan integritas melayani sepenuh hati dan profesional mudah-mudahan menjadi bekal masing-masing saat langsung bertugas. Nanti provinsi, kami akan membimbing mereka, datang ke Bandung atau kita yang datang ke daerah masing-masing untuk memberikan penguatan-penguatan," tururnya.

Mayoritas yang dilantik, katanya, memang petahana kecuali Kabupaten Indramayu.

Karenanya, komunikasi bisa lebih maksimal.

Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada KPU dan Bawaslu karena pelaksanaan pilkada yang dikhawatirkan akan memunculkan klaster penyebaran Covid-19 ternyata dengan kedisiplinan, tidak terjadi. 

"Kemungkinan juga arahnya tidak ada Pilkada lagi sampai 2024, sehingga kita bisa fokus membangun apa yang ada sebagai sisa masa jabatan. Saya kira itu apa yang terjadi hari ini, kemudian acara dilanjutkan dengan pelantikan Dekranasda, PKK, Bunda literasi, dan lain-lain," katanya.(Tribunjabar.id)




Wakil Bupati Jawa Barat Cellica Nurrachdiana


Loading...