Advertisement

PT PBB Siap Ikut Lelang Pengelolaan Stadion GBLA, Ini Saran dari Pengamat

PT PBB Siap Ikut Lelang Pengelolaan Stadion GBLA, Ini Saran dari Pengamat
(BolaSport.com : Google)
Editor: Epenz Hot Persib —Jumat, 26 Februari 2021 08:49 WIB

Terasjabar.id - siap mengikuti lelang pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang saat ini masih di bawah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) 

Direktur PT PBB, Teddy Tjahjono, mengatakan, pihaknya siap mengikuti tahapan-tahapan penyerahan pengelolaan Stadion GBLA, termasuk mengikuti proses lelang.

"Ya apabila lelang di buka, kami akan ikut," ujar Teddy saat dihubungi Tribun, Kamis (25/2/2021).

Saat ditanya apa yang ditawarkan PT PBB kepada Pemkota Bandung agar bisa mengelola Stadion GBLA, Teddy belum bisa menjawab.

"Syaratnya saja kita belum tahu," katanya.

Namun dia memastikan, PT PBB sudah memiliki rancangan apabila dipercaya untuk mengelola stadion berkapasitas 38 ribu penonton itu.

Lebih baik kolaborasi

Pengamat sepak bola nasional Supriyono Prima berpendapat pengelolaan Stadion GBLA oleh Persib memiliki nilai plus dan minus.

"Plusnya, mungkin cashflow-nya bisa untuk merawat stadion. Kemudian juga pemakaiannya tidak murni hanya sebatas bola. Bisa musik dan segala macam," ujar Supriyono melalui sambungan telepon.

Sementara nilai minusnya, Persib harus menyiapkan anggaran besar untuk merawat stadion agar tetap baik.

Terutama rumput yang harus terus dirawat agar saat Persib bertanding kondisinya tetap prima.

Selain itu, Supriyono menyoroti letak Stadion GBLA yang berada di pinggiran Kota Bandung.

FOLLOW JUGA :

Hal ini harus diperhatikan karena masyarakat yang datang tidak sebanyak ketika berada di tengah Kota Bandung.

"Kalau sebenarnya di dalam kota kayak di Sidolig atau Lodaya itu traffic-nya kan kelihatan. Memungkinkan bisa buat kafe dan lain-lain seperti di Graha Persib," katanya.

Sementara di sekitar Stadion GBLA, Supriyono menilai tidak ada lalu lintas maupun pergerakan orang sebesar di Kota Bandung.

"Dilema memang. Ketika berani mengelola pun punya fokus untuk jangka panjang dalam artian event harus selalu ada," katanya.

Oleh karena itu, mantan pemain timnas era 90-an ini menyarankan agar Persib dan Pemkot Bandung berkolaborasi mengelola Stadion GBLA.

Menurutnya, hal itu menjadi yang paling ideal di tengah kondisi sepak bola Indonesia saat ini serta badai pandemi Covid-19.

"Pengelolaannya sharing. Intinya nanti bisa terpenuhi semua, masyarakat yang selama ini cuma pencinta bola bisa datang juga. Tapi ya kembali lagi pesan saya terutama rumput harus dijaga karena tidak murah untuk perawatan rumput," katanya.



Disadur dari Tribunjabar.id

PT PBB Pandemi Covid-19 Stadion GBLA Pemkot Bandung


Loading...