Advertisement

Didampingi Ridwan Kamil saat Divaksin Covid-19, Uu: Takut Saya Nangis Kesakitan

Didampingi Ridwan Kamil saat Divaksin Covid-19, Uu: Takut Saya Nangis Kesakitan
Editor: Malda Hot News —Kamis, 14 Januari 2021 08:50 WIB

Terasjabar.id - Selain di RSKIA, hari pertama vaksinasi di Kota Bandung juga dilakukan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).

Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, dijadwalkan menjadi orang pertama yang akan menjalani vaksinasi di sana.

Saat vaksinasi nanti, rencananya, Uu akan ditemani Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Emil tidak ikut divaksin karena sudah menjalaninya saat menjadi relawan vaksin, Agustus tahun lalu.

"Kang Emil akan hadir ke RSUP Hasan Sadikin. Sambil ketawa, beliau menyampaikan bahwa beliau akan mendampingi saya, takut saya nangis kesakitan."

"Saya senang divaksin didampingi oleh Pak Gubernur. Itu menunjukkan kedekatan kami, kebersamaan kami."

"Sampai ada canda seperti itu. Beliau akan hadir sebagai bentuk kebersamaan,” kata Uu sambil tertawa saat dihubungi melalui telepon.

Uu mengaku sama sekali tak takut menjalani vaksinasi Covid-19 ini.

Apalagi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa vaksin Covid-19 halal dan suci.

“Sama sekali tak takut. Teu waswas, teu mangmang, teu bimbang,” katanya.

Uu berharap masyarakat turut menyukseskan vaksinasi ini dan tidak terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan.

“Harapan kami masyarakat tidak ragu, pejabat saja divaksin kenapa masyarakat tidak. Bagi mereka yang suka menakut-nakuti, tolong hentikan. Ingat tidak ada keputusan pemerintah untuk menyengsarakan rakyat,” ucapnya.

Ditemui di Gedung Pakuan, Rabu (13/1) petang, Gubernur mengatakan vaksinasi Covid-19, Kamis ini akan dilakukan di tingkat provinsi dan enam kabupaten dan kota di Jabar.

Meski demikian, persiapan vaksinasi sudah dilakukan di semua daerah di Jabar.

"Jadi sesuai jadwal, maka tanggal 14 di hari Kamis, Jawa Barat akan mulai proses vaksinasi pertama. Tahap 1 adalah di provinsi dilaksanakan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, di mana Wakil Gubernur, Kapolda Jabar, dan tokoh-tokoh agama dan masyarakat akan disuntik pertama," kata Emil.

Daerah-daerah yang sudah siap dan ditunjuk oleh pemerintah pusat untuk melakukan vaksinasi pertama di hari yang sama, katanya, ada tujuh daerah.

Yakni Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi.

Tujuh daerah ini didahulukan, ujarnya, karena sesuai dengan daftar kiriman vaksin dari pemerintah pusat.

Nanti setelah tujuh daerah ini menjalankan vaksinasi, selang beberapa hari kemudian, sisanya di seluruh Jawa Barat akan mulai vaksinasi.

"Karena akan dievaluasi dulu seperti apa, menjadi pembelajaran ke daerah lain. Khusus untuk Bekasi, karena besok baru dimulai pemeriksaan kesehatan kepada kepala daerahnya, sehingga Bekasi saya sarankan dimulai di hari Jumat. Jadi ada enam yang bergabung dengan provinsi," katanya.

Pemilihan tujuh daerah yang melakukan vaksinasi pertama, katanya, adalah kewenangan pemerintah pusat.

Dirinya menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang juga seharusnya mendapat perhatian khusus karena sudah lima minggu berturut-turut masuk zona merah.

"Jadi saya pertama mohon maaf karena kewenangan tujuh daerah pertamanya belum diserahkan ke provinsi. Saya akan mengajukan argumentasi biar distribusi nanti biar provinsi yang ngatur karena tahu mana yang membutuhkan, secara harian. Kami minta untuk didelegasikan ke provinsi," katanya.(Tribunjabar.id)




Ridwan Kamil Covid 19 Uu Vaksinasi


Related Post



Loading...