Advertisement

2 Anak Gajah Masuk Kampus ITB

2 Anak Gajah Masuk Kampus ITB
Editor: Herman Hot News —Sabtu, 3 Maret 2018 18:39 WIB

teraskarawang.com

Dua Menteri Kabinet Kerja menghadiri acara Dies Natalis ke-59 Institut Teknologi Bandung (ITB) yang digelar di Aula Barat ITB, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Sabtu.

Para menteri yang hadir adalah Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Selain itu, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung pun hadir dalam kegiatan tersebut.

Rektor ITB, Kadarsah Suryadi mengatakan, kegiatan yang bertajuk "Anak Gajah Pulang Kampung" ini merupakan inisiatif dari para alumni untuk mempertemukan serta berdialog langsung dalam rangka memperbaiki kualitas perguruan tinggi tersebut.

"Ini sebetulnya inisiatif teman alumni karena kampus mana pun itu merupakan almamater untuk alumninya. Karena itu sekarang anak alumni menyebutnya anak gajah pulang kampung artinya para alumni kembali ke pangkuan ibunya," ujar Kadarsah.

Menurutnya, pertemuan tersebut lebih kepada diskusi terbuka membahas arah perguruan tinggi ke depannya, serta meminta masukan-masukan dari para alumni yang telah memiliki segudang pengalaman untuk dibagikan kepada alumni lainnya.

"Sebetulnya kegiatan yang kami harapkan mendapat feedback dari alumni yang sudah di lapangan kepada almamater, apa yang harus diperbaiki dari sisi almamater itu sendiri," kata dia.

Ia mengaku, mendapat masukan berharga dari Menpar, Menhub, maupun Sekretaris Kabinet, apalagi ketiga pejabat negara tersebut merupakan alumni ITB.

"Masukan ini akan kita tampung untuk memperbaiki almamater dari waktu ke kewaktu. Ketika masukannya dari alumni akan lebih objektif lebih konkret karena kami sendiri terkurung dalam satu lingkungan kampus," kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Alumni ITB, Ridwan Djamaludin, menjelaskan ikatan alumni tersebut sebagai wadah untuk terus berusaha mendorong Indonesia menjadi bangsa pemenang melalui penguasaan teknologi dan industrialisasi.

"IA ITB konsisten melakukan aktifitas untuk menjadikan Indonesia sebagai pemenang. Aktifitas didasarkan pada dua pilar yaitu membangun sinergi dan mendorong militansi Indonesianisme untuk penguasaan teknologi dan industri," katanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk diskusi terbuka antar alumni ITB dalam kerangka pemenangan teknologi dan industri Indonesia serta memperkuat kontribusi kepada negeri.

"Kami berharap acara ini juga semakin mempererat ITB Brotherhood menjelang 100 tahun ITB," katanya.(Antara)



2 Menteri ITB


Related Post



Loading...