Advertisement

Cristiano Ronaldo Lakukan Isolasi Mandiri, Sebut Menteri Olahraga Italia Pembohong

Cristiano Ronaldo Lakukan Isolasi Mandiri, Sebut Menteri Olahraga Italia Pembohong
Tribunjabar.id
Editor: Malda Berita Viral —Sabtu, 17 Oktober 2020 14:39 WIB

Terasjabar.id - Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, memukul balik komentar Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora, dan menyebutnya pembohong.

Cristiano Ronaldo memang dikabarkan sedang berselisih dengan Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora.

Menurut sumber dari Italia, Spadafora menyebut Ronaldo telah melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Selain itu, Spadafora sempat menyebut Ronaldo sebagai pemain yang arogan karena merasa sudah menjadi pemain bintang.

Akan tetapi, Ronaldo langsung menanggapi komentar miring tentang dirinya itu.

Penyerang berusia 35 tahun itu menyebut bahwa apa yang dikatakan oleh Spadafora tidak benar.

Selain itu, Ronaldo menyebut Spadafora sebagai pembohong karena telah menuduh yang tidak benar tentang dirinya.

Dilansir dari Goal, Ronaldo mengaku telah mematuhi segala protokol kesehatan saat tiba di Turin dari Portugal.

Cristiano Ronaldo menjalani isolasi mandiri setelah terinfeksi Covid-19.

Ronaldo juga mengaku bahwa ia tidak berada dalam satu ruangan bersama keluarganya saat di rumah.

"Saya tidak melanggar protokol apa pun," kata Ronaldo.

"Mereka mengatakan bahwa saya melanggar hukum Italia tapi itu semua bohong."

"Saya berbicara dengan tim saya dan kami memiliki tanggung jawab untuk melakukan hal yang benar."

"Semuanya dilakukan dengan otorisasi. Terutama untuk pria Italia yang namanya tidak akan saya sebutkan, itu bohong, saya mematuhi semua protokol."

"Saya di satu lantai dan anak-anak saya di lantai lain. Selama sepuluh hari ke depan akan seperti itu."

"Sulit untuk tidak berhubungan dengan mereka, tapi kami harus menghormati aturan," ucap kapten timnas Portugal itu.

Ronaldo juga menceritakan kegiatannya selama masa isolasi mandiri di rumah untuk meyakinkan bahwa ia tidak melanggar protokol kesehatan.

Ronaldo menjalani treatment dengan berjemur, tidur 8-9 jam per hari, memakan sayur-sayuran, mengonsumsi vitamin, dan berolahraga yang teratur.

"Matahari sangat membantu. Orang tidak memiliki persepsi itu, tapi itu banyak gunanya," ujar Ronaldo.

"Ketika saya mendapat kesempatan, saya berjemur. Di Turin, lebih sulit, tetapi saya selalu berusaha mendapatkan sinar matahari selama 20 atau 30 menit."

"Saya suka berada di teras sambil berjemur, itu sangat penting. Mengonsumsi vitamin C dan D yang tinggi, dengan kadar yang tinggi, Selenium, Omega 3, makan dengan baik dan benar, berolahraga."

"Banyak orang tidak menyukainya, tapi berjalan itu penting. Dan tidur nyenyak, tidur nyenyak adalah obat terbaik."

"Dengan semuanya mati, tidak ada lampu yang menyala. Syukurlah saya tidur nyenyak setiap malam, selalu delapan atau sembilan jam sehari. Berinvestasi kesehatan, itu penting."

"Makan dengan baik, banyak sayuran, banyak sayuran dan jangan sering makanan manis untuk memiliki sistem kekebalan yang kuat," tutur Ronaldo.

Dengan menjalani karantina selama sepuluh hari ke depan, Ronaldo kemungkinan akan melewatkan beberapa laga bersama Juventus di Liga Italia dan Liga Champions.

Bahkan, Ronaldo bisa saja melewatkan laga melawan Lionel di Liga Champions pada 28 Oktober mendatang. (bolasport.com)

(Tribunjabar.id)

Italia Menteri Olahraga Vicenzo Spadafora Ronaldo


Related Post



Loading...