Obat Antivirus Remdesivir Tersedia di Indonesia Hari ini

Obat Antivirus Remdesivir Tersedia di Indonesia Hari ini
CNN Indonesia
Editor: Malda Teras Viral —Kamis, 1 Oktober 2020 14:45 WIB

Terasjabar.id -- 

Penanggulangan Covid-19 di Indonesia sedikitnya menemukan titik terang. Obat remdesivir, yang dianggap potensial untuk mengobati Covid-19, tersedia di Indonesia mulai hari ini, Kamis (1/10), di tengah angka kematian akibat virus corona yang terus meningkat.

"Mulai hari ini sudah siap. Remdesivir siap didistribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia," ujar Presiden Direktur Kalbe Farma, Vidjongtius dalam konferensi pers peluncuran obat remdesivir Covifor di Jakarta, Kamis (1/10).

Covifor merupakan obat remdesivir versi generik yang diproduksi oleh perusahaan farmasi multinasional asal India, Hetero. Kalbe Farma bersama Amarox Pharma Global bertindak sebagai distributor obat tersebut.

Vidjongtius memastikan bahwa pendistribusian Covifor telah mendapatkan persetujuan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Obat ini diberi izin untuk emergency use," kata Vidjongtius. Artinya, obat hanya akan langsung didistribusikan ke rumah sakit dan tak akan tersedia di apotek.

Remdesivir sendiri merupakan obat antivirus yang dianggap potensial untuk mengatasi infeksi virus corona. Sejumlah uji coba telah menemukan bahwa remdesivir efektif dalam mengurangi tingkat viral load pada pasien Covid-19. Sebelumnya, remdesivir juga sempat digunakan untuk mengatasi wabah Ebola, MERS, dan SARS.

Dokter spesialis paru Erlina Burhan mengatakan bahwa remdesivir bekerja dengan menghambat proses replikasi virus pada sel-sel tubuh yang diserang. Dengan cara ini, tingkat keparahan diharapkan bisa diminimalisasi.

"Obat ini kerjanya berkompetisi [dengan virus yang sudah berikatan dengan ACE-2], sehingga mencegah terjadinya proses replikasi," ujar Erlina, dalam kesempatan yang sama.


Erlina berharap, dengan masuknya remdesivir ke dalam tubuh pasien, proses sintesis dari RNA virus bisa terhambat dan tidak menimbulkan kerusakan yang lebih luas.

"Saya menyambut gembira obat remdesivir di Indonesia. Kami [tenaga medis] sudah memasukkan remdesivir sebagai salah satu standard of care [untuk Covid-19]," kata Erlina.

Saat ini, Erlina mengatakan, Covifor akan diberikan pada pasien Covid-19 dengan gejala berat. "Untuk [pasien Covid-19] yang berat, angka keberhasilannya tidak terlalu besar," kata dia. Remdesivir menjadi salah satu pilihan untuk mengobati pasien Covid-19 dalam kondisi kritis.

Hingga saat ini, Indonesia telah mencatat sebanyak 287.008 kasus Covid-19. Sebanyak 10.740 pasien Covid-19 dilaporkan meninggal dunia. Angka kematian tercatat mengalami peningkatan dalam beberapa hari ke belakang.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta PT Bio Farma (Persero) mempercepat produksi obat Remdesivir. Pasalnya, obat Remdesivir disebut bisa mengobati pasien covid-19.

"Harus diupayakan untuk segera produksi dalam negeri. Kita cari bahan-bahannya itu nanti, jadi jangan ada hambatan," ujarnya dikutip dari keterangan resmi, Minggu (27/9).

Disclaimer: WHO dan kemenkes hingga saat ini belum merekomendasikan obat tertentu untuk penyembuhan Covid-19.


(asr/Covid19/CNN)

Obat Remdesivir Virus corona Covid 19


Loading...