Advertisement

Angka Penularan Covid-19 Terus Ditekan Melalui Penegakan Protokol Kesehatan di Sejumlah Wilayah, Kota Semarang Targetkan Desember Berstatus Zona Hijau Covid-19

Angka Penularan Covid-19 Terus Ditekan Melalui Penegakan Protokol Kesehatan di Sejumlah Wilayah, Kota Semarang Targetkan Desember Berstatus Zona Hijau Covid-19
(Dok Dinkes Provinsi Jateng Via iNews.id)
Editor: Epenz Hot News —Senin, 28 September 2020 12:52 WIB

Terasjabar.id - Angka penularan Covid-19 terus ditekan melalui penegakan protokol kesehatan di sejumlah wilayah. Salah satunya Kota Semarang, yang menargetkan Desember menjadi zona hijau.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, saat ini Kota Semarang masuk zona oranye. Ditargetkan, kasus Covid-19 terus turun sehingga Desember mendatang sudah menjadi zona hijau.






Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Teras Jabar (@terasjabar.id) pada



“Iya, sekarang kan Kota Semarang zona oranye, maka akan kami maksimalkan untuk Desember ditargetkan sudah zona hijau,” ujarnya, saat gelar operasi yustisi di Jalan Siriwijaya, dilansir dari website resmi Pemprov Jateng, Senin (28/9/2020).

Menurut Fajar, selama penegakan penerapan protokol kesehatan, angka pelanggaran mengalami penurunan. Hal itu seiring dengan ketegasan petugas dalam melaksanakan operasi.

“Kami bekerja keras. Untuk kali ini para pelanggar disanksi menyapu makam biar jera. Ke depan sanksi lebih ke fisik. Kalau tidak menyapu makam, ya membersihkan sungai. Ini sudah mengalami penurunan angka pelanggaran,” katanya.

Selain sanksi membersihkan makam, para pelanggar juga mesti menjalani rapid test. Mereka yang ternyata hasilnya reaktif, langsung dibawa ke tempat isolasi yang telah disediakan untuk penanganan lebih lanjut.

“Hari ini dari sekitar 50 tes rapid, ada sekitar dua yang reaktif. Sudah kami tangani,” ucapnya.

TONTON DAN SUBSCRIBE JUGA CHANNEL KAMI : 

Bangkit Sanjaya, seorang warga yang melanggar mengaku tidak mengenakan masker saat menyopir mobil. Dia hendak mengantar rombongan keluarga pengantin. Bangkit menerima untuk menjalani proses pendataan dan sanksi.

“Saya bawa masker tapi tidak saya pakai. Ini saya sopir bawa keluarga pengantin dari Mugas ke Kedungmundu,” katanya.


Disadur dari iNews.id

Pandemi Virus Corona Kota Semarang Protokol Kesehatan Zona Hijau


Related Post



Loading...