Advertisement

Harga Anjlok, Petani di Lembang Bagi-Bagi Tomat Gratis ke Pengguna Jalan

Harga Anjlok, Petani di Lembang Bagi-Bagi Tomat Gratis ke Pengguna Jalan
Tribunjabar.id
Editor: Malda Hot News —Sabtu, 12 September 2020 09:35 WIB

Terasjabar.id - Belasan petani membagikan cuma-cuma hasil panennya kepada pengguna jalan di sekitaran Jalan Grand Hotel, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (11/9/2020).

Aksi yang dilakukan para petani itu lantaran harga sayuran khususnya harga tomat dari petani dibeli sangat murah diharga Rp 500 per kilogram.

Dilokasi nampak para petani memulai menaruh tomat di pinggir jalan sambil menawarkan kepada setiap orang yang melintas di jalan.

Selain memberikan tomat gratis, para petani juga turut serta membawa karton berisi tulisan harapan kepada pemangku kebijakan khususnya pemerintah untuk segera memberikan solusi.

"Dalam rangka Jumat berkah, hari ini kami bagikan tomat gratis kepada warga. Mau siapa pun tidak masalah, pengguna kendaraan termasuk warga sekitar, yang penting tidak mubazir," kata seorang petani dari Kelompok Tani Tridas Jaya, Dadang dilokasi.

Dadang mengaku untuk musim panen kali ini, dirinya harus menanggung kerugian hingga ratusan juta rupiah karena tomat tidak laku dijual, sedangkan harga jual tak sebanding dengan biaya mulai dari membeli bibit, pupuk, perawatan hingga ongkos pekerja.

"Mungkin tidak hanya di Lembang, tapi petani di seluruh Indonesia sekarang sedang rugi besar, padahal hasil panen sedang bagus dan melimpah ruah. Jadi, daripada dibiarkan di kebun, lebih baik dibagikan kepada pengguna jalan," ujarnya.

Dengan kondisi harga sayuran yang semakin anjlok, ia pun berharap kepada pemerintah untuk segera turun tangan untuk mencari jalan keluar yang dirasakan para petani.

"Kami inginkan peran pemerintah hadir di saat seperti ini. Kalau seperti ini terus, bisa-bisa kami bangkrut," jelasnya.

Sementara itu, seorang pengendara Yatni (30) mengaku dirinya merasa senang mendapatkan tomat gratis dari para petani.

Namun dirinya juga merasa prihatin kepada para petani itu dengan kondisi yang seperti ini harus mengalami kerugian.

"Senang sih dapat gratis. Tapi kasian juga karena harga tomat terlalu murah, tak sebanding sama beban biaya yang harus mereka tanggung," ujar Yanti. (Tribunjabar.id)


Grand Hotel KBB Pengguna jalan


Related Post



Loading...