Advertisement

Sepekan Berlalu, Rampok yang Ancam Bunuh Balita di Ciracas Masih Buron

Sepekan Berlalu, Rampok yang Ancam Bunuh Balita di Ciracas Masih Buron
Tribunjabar.id
Editor: Malda Hot News —Rabu, 12 Agustus 2020 12:50 WIB

Terasjabar.id - Satu pekan berlalu setelah aksi perampokan yang menimpa keluarga Haryanti (34) pada Selasa (4/8/2020) sekira pukul 03.30 WIB.

Namun warga RT 08/RW 04 Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas itu belum sepenuhnya tenang karena hingga kini keenam pelaku buron.

"Masih belum. Semalam polisi datang ke rumah, bilangnya masih didalami, dicari pelakunya," kata Haryanti saat dikonfirmasi di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (12/8/2020).


Merujuk perbincangannya dengan personel Dirkrimum Polda Metro Jaya, Satreskrim Polrestro Jakarta Timur, Unit Reskrim Polsek Ciracas.

Hingga kini belum ada CCTV di sekitar Jalan Pule tempat Haryanti tinggal yang berhasil menyorot mobil dan sepeda motor pelaku.

"Kalau untuk handphone yang diambil pelaku baru ketemu satu, handphone anak saya yang dibuang pelaku. Dua handphone lainnya belum ketemu," ujarnya.

Haryanti menuturkan masih berharap agar keenam pelaku yang empat di antaranya menenteng senjata api dan tajam lekas ditangkap.

Dia khawatir bila pelaku berkeliaran nantinya mereka bakal lebih bengis saat beraksi, mengingat pelaku tak segan menganiaya korban.

Pasalnya meski saat kejadian Haryanti tak melawan sama sekali karena ditodong golok dan pistol, pelaku tetap memukul dan menendangnya.

"Ya semoga pelakunya cepat ditangkap, biar enggak ada korban-korban lainnya. Kalau anak-anak sekarang masih agak trauma, tapi sudah mendingan," tuturnya.

Sebagai informasi, empat dari enam pelaku mengikat tangan dan kaki Haryanti berikut enam anaknya dengan kabel tis dalam dua kamar.

Haryanti memilih tak melawan karena satu pelaku yang menenteng pistol saat kejadian menjadikan anak perempuan usia 1,5 tahun jadi sandera.

Ancaman pelaku yang bakal membanting dan menembak satu putrinya membuat Haryanti hanya pasrah saat pelaku menguras hartanya.

Uang Rp 170 juta, sejumlah perhiasan emas, tiga handphone, dan sejumlah slop rokok digasak pelaku, total kerugian materil sekitar Rp 300 juta.

TribunJakarta.com telah berupaya mengonfirmasi perkembangan kasus kepada Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur AKBP Imron Ermawan.

Namun hingga berita ditulis, Imron urung memberi keterangan terkait kasus pencurian disertai kekerasan (Curas) yang menimpa keluarga Haryanti.

(Tribunajabar.id)

Rampok Balita Ciracas


Related Post



Loading...