Advertisement

Meski Berada di Zona Oranye, Sekolah di Jawa Barat Tetap Bisa Gelar KBM Tatap Muka

Meski Berada di Zona Oranye, Sekolah di Jawa Barat Tetap Bisa Gelar KBM Tatap Muka
Ilustrasi (Megapolitan Kompas : Google)
Editor: Epenz Hot News —Senin, 10 Agustus 2020 08:13 WIB

Terasjabar.id - Sejumlah sekolah di kota dan kabupaten di Jawa Barat yang level penyebaran Covid-19 berada di zona oranye masih bisa menggelar kegiatan belajar-bengajar (KBM) tatap muka.

Ini karena di Jabar level penyebaran Covid-19 telah diperinci hingga ke tingkat kecamatan.

Melalui levelisasi tingkat kecamatan ini, sekolah di kecamatan berzona hijau tetap bisa menggelar KBM tatap muka walaupun kabupatennya berada di zona oranye.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dedi Supandi, mengatakan, berdasarkan verifikasi terakhir, terdapat 228 kecamatan di Jabar yang masuk zona hijau atau belum pernah terpapar kasus Covid-19. Namun, dari semua sekolah di 228 kecamatan itu, ujarnya, baru 20 persen yang pihak sekolahnya telah menyatakan siap menggelar pertemuan tatap muka.

Meski sudah berada di zona hijau, kata Kadisdik, sekolah yang didahulukan untuk menggelar KBM tatap muka adalah sekolah yang sudah menyiapkan infrastruktur pencegahan Covid-19.

"Dalam daftar ceklisnya ada 11 infrastruktur, sampai dengan izin orang tua. Terus zonanya di zona hijau tingkat kecamatan. Ketiganya, memiliki konektivitas internet rendah. Keempatnya, siswanya itu banyak kesulitan sarana dan blank spot. Jadi, ada rumah-rumah siswa yang memang di blank spot dan beberapa siswa yang tidak punya sarana belajar daring. Itu yang kami utamakan di tahap awal," katanya melalui telepon, Minggu (9/8/2020).

Di Kabupaten Bandung, yang kini masuk zona oranye, katanya, terdapat kecamatan zona hijau. Semua kecamatan zona hijau ini berada di daerah pegunungan yang kesulitan mendapat konektivitas internet. Karenanya, ini diutamakan melakukan pertemuan tatap muka.

Sistem pembelajaran tatap muka pun, katanya, bukan berarti belajar penuh seperti biasa. Contohnya SMK hanya melakukan pelajaran praktik saat tatap muka. Adapun SMA hanya tatap muka saat terdapat pelajaran yang membutuhkan pendampingan lebih seperti matematika dan fisika.

"Jadi tidak semua. Minggu depannya kalau daring bisa dilakukan lagi, sekolahnya off lagi. Saat tatap muka, kalau kelas X masuk, yang lainnya daring, kalau kelas XII atau XI masuk, lainnya off," katanya.

Dedi mengatakan verifikasi masih terus mereka lakukan, sehingga pada 18 Agustus baru bisa diputuskan sekolah mana saja yang sudah memenuhi syarat untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Selama sepekan persiapan pun akan dilakukan tes usap kepada para guru.

Hingga kemarin, ada terdapat sembilan daerah di Jabar yang masih masuk dalam zona oranye.

Selain Kabupaten dan Kota Bandung, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Bekasi juga masih masuk zona oranye. Sedangkan satu kota yang masuk dalam kategori zona merah adalah Kota Depok.



Disadur dari Tribunjabar.id

Pandemi Virus Corona KBM Tatap Muka Zona Oranye Jawa Barat Bandung


Related Post



Loading...