Advertisement

Mahasiswa Pelaku Fetish Kain Jarik Mengaku Mengidap Kelainan Sejak Kecil, Ungkap Awal Mula Miliki Kelainan

Mahasiswa Pelaku Fetish Kain Jarik Mengaku Mengidap Kelainan Sejak Kecil, Ungkap Awal Mula Miliki Kelainan
(Kolase/IST/twitter/@yusril_kurzah dan @m_fikris Via Tribunjabar.id)
Editor: Epenz Hot News —Minggu, 9 Agustus 2020 10:19 WIB

Terasjabar.id - Mahasiswa pelaku fetish kain jarik mengaku mengidap kelainan sejak kecil.

Pelaku mengaku tertarik secara seksual saat melihat orang terbungkus atau berselimut kain.

Kapolrestabes Kapuas, AKBP Manang Soebeti mengungkapkan jika pelaku fetish kain jarik mengaku memang mengidap kelainan sejak kecil.

Diketahui, pelaku fetish kain jarik ditangkap pihak kepolisian di Kalimantan Tengah.

Keberadaan pelaku fetish kain jarik di Kalimantan Tengah sudah diketahui pada 2 Agustus 2020.

tribunnews
Gilang pelaku fetish kain jarik ditangkap polisi (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM)

Pelaku pun diamankan tanpa perlawanan di rumah kerabatnya dan dibawa ke Mapolrestabes Kapuas pada tanggal 5 Agustus 2020 kemarin.

"Di Polres kita sempat interogasi yang bersangkutan," katanya, Jumat, (7/8/2020) saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Dari hasil interogasi itulah diketahui bahwa sejak kecil, pelaku memiliki ketertarikan secara seksual terhadap orang yang terbungkus atau berselimut kain.

"Memang dia sejak kecil merasa tertarik kalau ada orang yang dibungkus dan pakai selimut tertutup dari kepala sampai kaki," imbuhnya.

Sejak kuliah, lanjut Manang, pelaku mulai melakukan aksinya memperdaya atau mengarahkan teman-temannya membungkus diri sejak kuliah.

Ia ogah menjelaskan rinci soal itu karena Polres Kapuas hanya membantu mengamankan.

"Orang tuanya juga tahu perilakunya sejak kuliah," pungkasnya.



Disadur dari Tribunjabar.id

Gilang Fetish Bungkus Kain Jarik UNAIR Viral Kalimantan Tengah


Related Post



Loading...