Advertisement

Kampanye Bermasker Digalakkan Dalam Dua Pekan ini Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona, NU Gerakkan Muslimat dan Fatayat

Kampanye Bermasker Digalakkan Dalam Dua Pekan ini Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona, NU Gerakkan Muslimat dan Fatayat
Ilustrasi (Antara : Google)
Editor: Epenz Hot News —Jumat, 7 Agustus 2020 14:52 WIB

Terasjabar.id - Presiden Joko Widodo meminta kampanye bermasker digalakkan dalam dua pekan ini untuk mencegah penyebaran covid-19. Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) menanggapinya dengan menggerakkan sejumlah organisasi sayap untuk mengampanyekan pentingnya bermasker.

Hal itu disampaikan Koordinator Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Cegah Covid-19, Muhammad Makky Zamzami di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (7/8/2020). Dia mengatakan organisasi Muslimat NU dan Fatayat NU telah bergerak untuk mengampanyekan bermasker.

"Musliman dan Fatayat sebagai ibu-ibu di rumah kami gerakkan untuk menjewer anak dan suaminya agar tidak lupa mengenakan masker saat keluar rumah. Ibu-ibu kan lebih perhatian untuk mengingatkan kebiasaan baru ini," katanya.

Makky menegaskan NU dan organisasi organisasi sayapnya terus berupaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker. Edukasi yang dilakukan secara humanis dengan turun ke masyarakat.

“Karena pembahasan terkait covid-19 kadang-kadang di level-level masyarakat daerah ini tidak bisa dicerna secara baik, butuh lebih disederhanakan. Intinya pakai masker itu apa? Buat menyelamatkan saya, selamatkan kalian,” kata Makky.

Namun dia mengeluhkan banyaknya publik figur yang dikenal luas masyarakat menyampaikan rasa tidak percayanya kepada covid-19. Hal-hal seperti itu menurutnya mengganggu proses edukasi di masyarakat.

Oleh sebab itu dia berharap sosialisasi bahaya nyata covid-19 perlu diterapkan secara baik di dalam keluarga. Makky meminta para orangtua memberikan edukasi yang baik kepada anak-anaknya dan anggota keluarga lain agar pandemi covid-19 dapat segera diselesaikan.

"Kadang informasi dari publik figur yang tidak percaya covid-19 mengganggu penyampaian edukasi. Oleh sebab itu kita tekankan pentingnya peran keluarga mengingatkan bahaya nyata covid-19," ucapnya.

Disadur dari iNews.id

Presiden Jokowi Pandemi Virus Corona Masker Muslimat NU Fatayat NU


Related Post



Loading...