Advertisement

Sebuah Mobil Menabrak Iring-Iringan yang Mengawal Mobil Jenazah Pasien Virus Corona, Pengemudi Diduga Dalam Keadaan Mabuk

Sebuah Mobil Menabrak Iring-Iringan yang Mengawal Mobil Jenazah Pasien Virus Corona, Pengemudi Diduga Dalam Keadaan Mabuk
(Merdeka.com : Google)
Editor: Epenz Hot News —Kamis, 6 Agustus 2020 09:37 WIB

Terasjabar.id - Sebuah mobil Toyota Kijang Innova menabrak iring-iringan yang mengawal mobil jenazah pasien Covid-19. Kecelakaan terjadi di jalan lintas provinsi yang ada di Jalan Brawijaya, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi pada pukul 02.25 dini hari Kamis, 6 Agustus 2020.

Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam peristiwa tersebut. Dugaan sementara, kecelakaan diakibatkan pengemudi mobil pribadi Toyota Kijang Innova dalam kondisi mabuk.

"Disebabkan, pengendara mobil Toyota Kijang Innova warna abu - abu metalik Nopol P-1821-GI kurang hati-hati. Diduga dalam keadaan mabuk. Sehingga, oleng ke kanan dan menyebabkan kecelakaan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jember, AKP Mohamad Ardi Wibowo saat dikonfirmasi.

Kecelakaan terjadi saat mobil Innova yang oleng dari arah timur menabrak iring-iringan mobil jenazah dari arah barat. Mobil ambulans jenazah pasien terkait Covid-19 itu dikawal oleh dan 3 kendaraan dinas milik Polres Jember.

"Saat itu, rombongan mobil dinas Polres Jember dan mobil ambulans baru saja melakukan tugas pengawalan terhadap Jenazah pasien dari RSD dr. Soebandi Jember yang harus dimakamkan secara protokol Covid-19 di Desa Karangbayat Kecamatan Sumberbaru," jelasnya.

Diduga saat berpapasan, mobil Innova yang pengemudinya diduga mabuk, menabrak 3 kendaraan roda empat milik Polres Jember dan 1 ambulans milik RSD dr Soebandi, Jember. Tiga kendaraan dinas polisi tersebut terdiri dari truk dinas Polres Jember; mobil patroli Tim Alap - Alap Satuan Bhayangkara; dan mobil dinas Satuan Intelkam.

Akibat peristiwa ini, lima orang menjadi korban luka sedang. Mereka adalah 3 personel Polres Jember, 1 orang sopir ambulans, serta 1 orang pengemudi mobil Innova.

"Saat ini, seluruh korban sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit, karena sejumlah luka memar, patah tulang, dan lainnya," tutur Ardi.

Bangkai kendaraan Innova dan ambulans yang rusak berat sementara dievakuasi ke tepi jalan. Adapun 3 mobil lainnya bisa dikendarai lagi dan diparkir ke tempat yang lebih aman.


Disadur dari Merdeka.com 

Pandemi Virus Corona Kecelakaan Toyota Kijang Innova Mobil Jenazah


Related Post



Loading...