Advertisement

Bali Dinilai Aman Dikunjungi Wisatawab Saat Pandemi Virus Corona, Komunitas Adat Bantu Pencegahan Covid-19

Bali Dinilai Aman Dikunjungi Wisatawab Saat Pandemi Virus Corona, Komunitas Adat Bantu Pencegahan Covid-19
(Ekonomi Bisnis.com : Google)
Editor: Epenz Hot News —Selasa, 4 Agustus 2020 14:10 WIB

Terasjabar.id - Bali dinilai aman dikunjungi wisatawan saat pandemi Covid-19. Komunitas adat di Bali dinilai sebagai sistem yang bisa membantu pencegahan Covid-19.

"Mereka punya pecalang, itu sistemnya komunitas. Jika ada yang terkena (Covid-19) mereka bisa antisipasi cepat,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa dalam bincang-bincang "Bali Bangkit" di Pantai Mengiat, Nusa Dua, Selasa (4/8/2020).

Suharso mengatakan, selain komunitas adat, fasilitas kesehatan di Pulau Dewata juga dinilai telah memadai untuk menangangi Covid-19. Apalagi Bali sebagai destinasi wisata dunia.

Sedangkan warga Bali, menurut info yang dia terima, juga patuh dalam menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, hingga tersedianya fasilitas sanitasi tangan di sejumlah titik.

Selain itu industri pariwisata di Bali seperti perhotelan dan restoran juga telah menerapkan protokol kesehatan sebelum beroperasi.

"Jadi tidak usah khawatir. Pencegahan dengan sistem komunitas yang kuat dengan sistem pecalang dan kemudian masyarakatnya sendiri menerapkan kedisiplinan tinggi,” katanya.

Suharso yang saat ini berada di Bali untuk memastikan sejumlah proyek prioritas terlaksana di tengah pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bali membuka pariwisata tahap kedua untuk wisatawan domestik pada 31 Juli 2020. Menurut rencana, pariwisata tahap ketiga untuk wisatawan mancanegara akan dibuka pada 11 September 2020.

Untuk mengunjungi Pulau Bali, sesuai Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 15243 tahun 2020, wisatawan domestik di antaranya harus menyiapkan hasil negatif berdasarkan rapid test atau tes usap (swab), dan mengisi formulir di aplikasi Love Bali.

Kemudian menerapkan protokol kesehatan hingga imbauan mengaktifkan Global Positioning System (GPS) pada telepon pintar untuk pelindungan dan pengamanan bagi wisatawan.

Disadur dari iNews.id

Pandemi Virus Corona Bali Wisatawan Kepala Bappenas


Related Post



Loading...