Advertisement

300 Orang Pegawai PN Surabaya di Rapid Test Secara Mendadak, 9 Pegawai Dinyatakan Reaktif Virus Corona

300 Orang Pegawai PN Surabaya di Rapid Test Secara Mendadak, 9 Pegawai Dinyatakan Reaktif Virus Corona
Ilustrasi (detikNews : Google)
Editor: Epenz Hot News —Selasa, 4 Agustus 2020 14:05 WIB

Terasjabar.id - 300 Orang pegawai Pengadilan Negeri Surabaya di rapid test secara mendadak. Hasilnya, 3 orang panitera pengganti dan 6 orang pegawai pelayanan dinyatakan reaktif.

Martin Ginting, Humas Pengadilan Negeri Surabaya mengatakan, rapid test mendadak ini dilakukan atas perintah Ketua Pengadilan. Hal itu dilakukan, lantaran usai gelaran hari raya Iduladha lalu, para pegawai diyakini telah "berbaur" dengan masyarakat.

"Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi jika ada pegawai yang menjadi carrier (pembawa) dari luar (pengadilan), setelah lebaran lalu," tegasnya, Selasa (4/8).

Ia menambahkan, dari hasil rapid test mendadak ini, didapati 9 orang pegawai dinyatakan reaktif. Ke 9 orang pegawai tersebut terdiri dari 3 orang panitera pengganti dan 6 orang pegawai dari bagian pelayanan pidana dan perdata.

"Sembilan orang ini ternyata yang reaktif panitera pengganti tiga orang, selebihnya pegawai-pegawai atau ASN kita yang ada di pelayanan, di ruangan pidana dan perdata," katanya.

Terkait dengan hasil tersebut, ke 9 orang pegawai tersebut kemudian dilakukan isolasi secara mandiri, sembari dilakukan tes Swab atau PCR sebagai tindakan lanjutan.

"Meski hasilnya reaktif tapi ini bukan menjadi acuan kita untuk pasti terpapar. Karena harus ada follow up untuk mengetahuinya lebih detail atas akurasinya harus melalui Swab," ungkapnya.

Dikonfirmasi soal ada satu hakim yang terkonfirmasi positif Covid-19, Ginting pun tidak membantahnya. Ia mengakui, ada satu orang hakim yang positif tertular virus corona. Namun, hakim itu disebutnta tertular saat menjalani cuti di Jawa Barat.

"Yang bersangkutan (hakim) sudah dilaporkan pada pimpinan sedang menjalani perawatan di rumah sakit sana (Jabar). Sedang cuti di sana, jadi bukan disini," katanya.


Disadur dari iNews.id

Pandemi Virus Corona PN Surabaya Rapid Test


Related Post



Loading...