Advertisement

16 Warga Desa Trusmi Kulon Cirebon Positif Covid-19

16 Warga Desa Trusmi Kulon Cirebon Positif Covid-19
Ilustrasi (Liputan6.com : Google)
Editor: Epenz Teras Kuningan —Senin, 27 Juli 2020 13:43 WIB

Terasjabar.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon akhirnya resmi merilis bahwa memang ada 16 warga desa yang positif covid-19.

Mereka adalah warga Desa Trusmi Kulon Kec. Plered Kab. Cirebon, Jawa Barat.

Tercatat, total sampai saat ini ada 62 orang di Kabupaten Cirebon yang positif covid-19. Demikian Kadinkes Kabupaten Cirebon, Eny Suhaeni kepada wartawan, Minggu 26 Juli 2020

Eny menjelaskan, kronologi 16 warga desa positif covid-19, berawal dari salah satu warga desa yang bekerja di Semarang, Jawa Tengah.

Orang tersebut sakit, dan akhirnya pulang ke Cirebon dengan dijemput oleh keluarganya. Pasien sempat dirawat selama lima hari di rumah sakit.

Namun hari kedua setelah pulang dari rumah sakit, pasien kembali drop. Saat dilakukan swab test, ternyata positif covid-19.

"Saat masuk awal di rumah sakit, di rapid test pasien negatif. Tapi saat kembali drop, kita lakukan swab tes, hasilnya positif," kata Eny, Minggu, 26 Juli 2020.

Dari kejadian itu, pihaknya segera melakukan tracing kepada 22 orang yang melakukan kontak erat dengan pasien.

Setelah dilakukan swab test, maka ada 15 warga yang dinyatakan positif covid-19. Totalnya 16 warga desa positif covid-19 terdiri dari 9 orang keluarga, 5 perangkat desa, 1 orang tukang becak dan 1 orang pembantu.

"Mereka saat ini sudah masuk dan dirawat diruang isolasi RSUD Arjawinangun. Ini penambahan kasus yang sangat luar bisa. Masalahnya, wilayah trusmi memang termasuk padat penduduk," jelas Eny.

Untuk mengantisipasi lebih banyak lagi penyebaran covid-19, pihaknya kembali akan mengadakan swab test massal. Untuk wilayah trusmi sendiri, sudah dilalukan swab test kepada 155 warga.

Dinkes kata Eny, sudah melakukan komunikasi dengan Provinsi Jabar untuk meminta bantuan kiriman VTM dan reagen VCR. Ditargetkan, akan ada 1000 swab test masal lagi dalam waktu dekat ini.

"Kami sudah ajukan ke provinsi untuk bantuan vtm dan reagen pcr. Jumlahnya sekitar seribuan reagen. Sudah di acc kok sama provinsinya," jelas Eny.

Eny menambahkan, penambahan positif covid-19 yang sangat luar biasa ini, perlu diwaspadai. Tim gugus tugas akunya sudah mengadakan rapat dengan Forkopimda dan hasilnya akan melakukan pembatasan sosial berskala terotorial.(Pikiran Rakyat/Egi S)

Pandemi Virus Corona Cirebon Desa Trusmi Kulon Positif Virus Corona


Related Post



Loading...