Advertisement

Amalan yang Dikerjakan Rasulullah SAW di Bulan Dzulhijjah, Ini Tata Cara Puasa Tarwiyah dan Arafah

Amalan yang Dikerjakan Rasulullah SAW di Bulan Dzulhijjah, Ini Tata Cara Puasa Tarwiyah dan Arafah
Tribunjabar.id
Editor: Malda Life Style —Senin, 27 Juli 2020 13:18 WIB

Terasjabar.id - Amalan di Bulan Dzulhijjah yang dikerjakan Rasulullah SAW adalah puasa sunnah.

Puasa sunnah yang dikenal umat musim adalah puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Namun, puasa sunnah yang dikerjakan tak hanya puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

Puasa sunnah juga dikerjakan pada 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah.

Melaksanakan amalan sunnah di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah tertuang pada hadits Ibnu 'Abbas.

Rasulullah SAW bersabda,

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ . يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ

“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).”

Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?”

Rasulullah SAW menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.”

Hadits tersebut juga menerangkan keutamaan melaksanakan amalan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.

ilustrasi itikaf 10 hari terakhir puasa di bulan Ramadhan
ilustrasi itikaf 10 hari terakhir puasa di bulan Ramadhan (Islam.com via Bangka Pos)

Dikutip dari artikel yang ditulis Muhammad Abduh Tausikal, MSc di muslim.or.id, Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Hadits ini menunjukkan bahwa amalan di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah lebih dicintai oleh Allah SWT daripada hari-hari lainnya dan di sini tidak ada pengecualian. Jika dikatakan bahwa amalan di hari-hari tersebut lebih dicintai oleh Allah, itu menunjukkan bahwa beramal di waktu itu adalah sangat utama di sisi-Nya.”

Amalan yang dianjurkan di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah adalah puasa sunnah.

Umat muslim dapat melaksanakan amalan lainnya seperti salat, sedekah, membaca Alquran serta amalan shalih lainnya.

Amalan puasa di awal bulan Dzulhijjah dilaksanakan Rasulullah SAW.

Dari Hunaidah bin Kholid, dari istrinya, beberapa istri Nabi Muhammad SAW mengatakan,

عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَصُومُ تِسْعَ ذِى الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijjah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya.

Di antara sahabat yang mempraktekkan puasa selama sembilan hari awal Dzulhijjah adalah Ibnu ‘Umar.

Ulama lain seperti Al Hasan Al Bashri, Ibnu Sirin dan Qotadah juga menyebutkan keutamaan berpuasa pada hari-hari tersebut. Inilah yang menjadi pendapat mayoritas ulama.

Puasa sunnah tersebut juga termasuk dengan puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Sebelum melaksanakan puasa Tarwiyah dan puasa Arafah, sebaiknya mempelajari tata caranya terlebih dahulu.

Tata cara puasa sunnah sama dengan puasa wajib seperti di bulan Ramadhan.

Memulai puasa dengan niat, lalu menahan hawa nafsu seperti makan dan minum dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari yang ditandai masuknya waktu Magrib.

Berikut ini niat puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

Ilustrasi bulan puasa atau Ramadan 2020.
Ilustrasi bulan puasa atau Ramadan 2020. (Pixabay)

Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

"Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala."

"Saya berniat puasa sunah Tarwiyah karena Allah ta'ala."

Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

"Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala."

"Saya berniat puasa sunah Arafah karena Allah ta'ala."


(Tribunjabar.id)

Puasa Tarwiyah Dzulhijjah Rasullah Sunnah


Related Post



Loading...