Advertisement

Menang Telak Atas Chelsea 5-3 di Laga ke-37, Liverpool Angkat Trofi Liga Inggris

Menang Telak Atas Chelsea 5-3 di Laga ke-37, Liverpool Angkat Trofi Liga Inggris
Tribunnews.com
Editor: Malda Teras Bandung —Kamis, 23 Juli 2020 08:30 WIB

Terasjabar.id -- Liverpool akhirnya resmi merayakan gelar juara Liga Primer Inggris musim 2019/2020 di markas mereka di Stadion Anfield, Liverpool, Kamis (23/7/2020) WIB.

Kapten Liverpool Jordan Henderson mengangkat trofi di atas panggung yang telah disiapkan.

Penyerahan piala itu dilakukan setelah beberapa saat sebelumnya mereka menghajar Chelsea dalam laga ke-37 Liga Primer Inggris.

Pertandingan sengit melawan The Blues itu diwarnai hujan gol. Liverpool menang 5-3 atas tim asuhan Frank Lampard tersebut.

Pasukan Jurgen Klopp tampil heroik ketika menjamu Chelsea di Stadion Anfield, dini hari tadi.

Liverpool mampu unggul tiga gol terlebih dahulu lewat gol yang diciptakan oleh Naby Keita (23'), Alexander-Arnold (38'), dan Georginio Wijnaldum (43').

Olivier Giroud akhirnya berhasil memperkecil kedudukan setelah golnya pada menit 45 membuat laga berakhir dengan skor 3-1 di paruh pertama.

Jalannya pertandingan babak kedua terlihat semakin seru mengingat permainan terbuka dan cepat yang diperlihatkan oleh kedua tim di atas lapangan.

Roberto Firmino akhirnya membuat Liverpool semakin menjauh ketika ia berhasil memanfaatkan assist dari Alexander-Arnold untuk mencetak gol menit 55.

Chelsea mampu memperkecil kedudukan lewat dua gol yang disarangkan oleh dua pemainnya yakni Tammy Abraham dan Christian Pulisic.

Sebelum akhirnya gol dari Oxlade Chamberlain menutup laga dengan skor 5-3 di Stadion Anfield.

Momen perayaan gelar juara Liverpool pun ditutup dengan hujan pesta gol di markas mereka sendiri.

Jalannya Pertandingan

Babak pertama dimulai, Mohamed Salah langsung bergegas melakukan tusukan ke lini pertahanan Chelsea untuk mencetak gol cepat pada awal laga.

Tak berselang lama, Salah kembali mencoba melakukan penetrasi melalui sisi kiri pertahanan Chelsea.

Hanya saja kesigapan dari Alonso mampu mencegah Salah untuk berbuat lebih banyak di lini pertahanan timnya.

Chelsea kemudian berbalik menyerang, umpan silang yang dilepaskan Alonso belum mampu menemui posisi rekan setimnya.

Menit keenam, Chelsea hampir saja mencetak gol pemecah kebuntuan jika sundulan Mason Mount tidak melambung tipis di atas gawang Liverpool.

Mason Mount mencoba melakukan penetrasi untuk membongkar lini pertahanan kokoh Liverpool yang dikomandoi oleh Van Dijk.

Hanya saja, pergerakan dari pemain muda asal Inggris tersebut terhenti oleh lini belakang Liverpool.

Jual beli serangan tak terhindarkan mengingat permainan terbuka yang ditampilkan oleh kedua tim.

Gol yang ditunggu oleh Liverpool akhirnya datang juga ketika Naby Keita berhasil menjebol jala gawang Chelsea pada menit 2.

Berawal dari kesalahan kontrol bola dari pemain Chelsea, bola jatuh kepada Naby Keita.

Sambil meliuk-liuk mencari spot kosong akhirnya Naby Keita melepaskan tendangan keras yang tak bisa dijangkau oleh kiper tuan rumah, Kepa.

Tertinggal satu gol membuat Chelsea mencoba meningkatkan agresifitas permainan untuk menyamakan kedudukan.

Sigap

Alisson Becker yang menjaga gawang Liverpool tampak sigap menghadapi setiap serangan yang dilancarkan tim tamu utamanya bola atas.

Memasuki menit ke-36, Kovacic melakukan pelanggaran terhadap Sadio Mane di area pertahanan Chelsea.

Peluang yang cukup bagus untuk dimanfaatkan oleh Liverpool untuk bisa menciptakan peluang emas mencetak gol kedua dalam laga ini.

Alexander-Arnold yang menjadi eksekutor secara luar biasa mampu mengkonversikan peluang emas tersebut menjadi gol.

Sepakan indah Arnold menghujam tajam ke gawang Chelsea tanpa mampu dihalau oleh kiper tim tamu, Kepa.

Tak berselang lama akhirnya Liverpool mampu menambah gol lagi tepatnya pada menit 44.

Memanfaatkan kemelut depan gawang Chelsea, Wijnaldum mampu melepaskan tembakan keras ke gawang tim tamu.

 Chelsea akhirnya mampu memperkecil kedudukan lewat gol Olivier Giroud pada penghujung babak pertama.

Skor 3-1 untuk keunggulan Liverpool mewarnai hasil pertandingan babak pertama tim asuhan Jurgen Klopp kontra Chelsea.

Roberto Firmino akhirnya mampu menuntaskan misinya mencetak gol di Stadion Anfield.

Pemain Brasil itu mampu mencetak gol lewat sundulan setelah menerima assist dari Alexander-Arnold pada menit 53.

Tertinggal semakin jauh membuat Chelsea melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Tammy Abraham dan Christian Pulisic.

Keduanya akhirnya langsung memberikan dampak positif, dimana Abraham mampu mencetak gol kedua Chelsea pada menit 60.

Pemain muda Timnas Inggris itu mampu mengkonversikan assist hasil dari jerih payah Pulisic mengobrak-abrik lini pertahanan tuan rumah.

Merepotkan

Kehadiran Abraham dan Pulisic memang cukup merepotkan lini pertahanan Liverpool sejak keduanya masuk lapangan.

Virgil van Dijk dan Joe Gomez yang menjadi duet bek tengah seakan-akan dipaksa bekerja lebih keras untuk menghentikan langkahnya.

Pulisic akhirnya mencetak gol perdananya dalam laga ini setelah sepakannya tidak mampu dihalau Alisson pada menit 73.

Berawal dari kesalahpahaman lini belakang Liverpool dalam mengantisipasi bola lawan, Hudson-Odoi berhasil mengirimkan umpan manis kepada Pulisic untuk dituntaskan menjadi gol.

Serangan yang coba dilancarkan oleh Liverpool akhirnya membuahkan hasil ketika Oxlade Chamberlain yang baru masuk mencetak gol kelima timnya.

Berawal dari serangan balik cepat yang dilakukan tim tuan rumah, Robertosn mengirimkan umpan silang yang mampu dikonversikan menjadi gol oleh Chamberlain.

Hingga babak kedua berakhir, skor 5-3 menjadi hasil akhir pertandingan antara Liverpool kontra Chelsea.

Susunan Pemain Liverpool vs Chelsea:

Liverpool:

Alisson; Alexander Arnold, Van Dijk, Gomez, Robertson; Fabinho, Wijnaldum, Keita; Salah, Mane, Firmino

Chelsea:

Kepa; Azpilicueta, Zouma, Rudiger; James, Alonso, Jorginho, Kovacic; Willian, Mount, Giroud

(WartaKotalive)


Liverpool Juara Liga Inggris Minamino Henderson


Related Post



Loading...