Advertisement

Dirut Garuda Klaim Srikulasi Kabin Pesawat Bisa Bunuh Virus

Dirut Garuda Klaim Srikulasi Kabin Pesawat Bisa Bunuh Virus
Garuda Indonesia
Editor: Malda Hot News —Selasa, 7 Juli 2020 13:56 WIB

Terasjabar.id -- 

Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengklaim sirkulasi udara di dalam pesawat dapat membunuh virus. Karena itu, ia meminta publik tak perlu khawatir dengan potensi persebaran virus corona di dalam pesawat.

Irfan memaparkan sirkulas aman di pesawat karena HEPA atau High-Efficiency Particulate Air (penyaringan partikel yang kuat) yang membuat sirkulasi ulang dari kabin dan menyampurkannya dengan udara bersih. Sebagian udara yang berasal dari dalam, dibuang ke luar kabin. Sementara itu, sisanya dipompa melalui filter udara HEPA dan diklaim 99 persen bakteriologis di dalamnya menghilang.

"Karena kami punya sistem sirkulasi di pesawat itu vertikal. Jadi, nggak seperti di sini jauh lebih aman di pesawat, karena kami ada sistem HEPA yang menyaring virus dan bakteri dipanaskan, dimatikan diputar lagi, udara bersih mestinya secara teori tidak terjadi persebaran," ujarnya di Komisi X DPR, Selasa (7/7).

Kendari demikian, kata Irfan, pihaknya masih perlu membuktikan apakah sistem HEPA tersebut berhasil mencegah penularan covid-19 di dalam pesawat.

Salah satunya dengan melihat status covid-19 para penumpang Garuda Indonesia yang pernah terbang dengan orang berstatus positif covid-19 pada penerbangan pesawat GA 683 rute Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Domine Eduard Oso, Sorong, Papua Barat.

"Yang sangat menarik untuk kami evaluasi adalah kalau ada yang positif di atas pesawat tersebar kah virus itu? karena akan jauh lebih menarik ketika terbukti itu tidak tersebar, ini lah yang ingin kami komunikasikan ke publik," tuturnya.

Di samping itu, kata Irfan, Garuda juga tetap menjalankan dengan ketat protokol kesehatan terutama agar para penumpang kembali merasa aman menggunakan pesawat. Menurutnya, jika sektor penerbangan mulai kembali pulih maka dampaknya ke banyak sektor akan sangat besar terutama pariwisata.

"Ini penting, karena kalau penerbangan recover, pasti sektor lain seperti pariwisata juga akan segera recovery," pungkas Irfan.(CNNIndonesia)

Dirut Garuda Indonesia Virus Corona Pesawat


Related Post



Loading...