Advertisement

Nasib Nahas Seorang Balita di Bandung, Kakak dan Bapaknya Tewas Kecelakaan di Cimenyan, Ibunya Koma

Nasib Nahas Seorang Balita di Bandung, Kakak dan Bapaknya Tewas Kecelakaan di Cimenyan, Ibunya Koma
Tribunjabar.id
Editor: Malda Hot News —Senin, 6 Juli 2020 11:08 WIB

Terasjabar.id - Kecelakaan maut di Kampung Balong, Desa Padasuka, Kecamatan Padasuka, Kabupaten Bandung, pada Minggu (5/7/2020) membuat balita berinisial Na, kehilangan bapak dan kakaknya.

Bapaknya, Jajang Rohmat (32) dan Bi (8) tewas di lokasi kejadian saat rem motor yang ditumpangin‎ya diduga blong dan menabrak dinding.

Ibu Nabila, Wiwin Sunarti (30) dikabarkan luka berat dan dirawat di RS Santo Yusup, Jalan Cikutra, Kota Bandung.

"Untuk Nabila sendiri kondisinya selamat, ada luka memar. Sedangkan ibunya koma, sekarang masih dirawat di rumah sakit," ujar Wahyudin (43), tetangga korban, saat dihubungi pada Senin (6/7/2020).

Korban merupakan warga Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung.

Saat hari kejadian, mereka hendak pulang setelah dari Puncak Bintang, Caringin Tilu menggunakan sepeda motor.

Daerah itu dikenal sebagai objek wisata yang menyuguhkan pemandangan alam menawan.

Dari Puncak Bintang hingga Caringin Tilu kondisi jalannya didominasi turunan.

Untuk mengendalikan motornya, sepanjang jalan, Jajang mengerem motornya.

Diduga sistem remnya panas, rem pun tidak berfungsi dan motor tidak bisa dikendalikan hingga akhirnya menabrak dinding rumah.

Jajang dan anak laki-lakinya tewas di tempat kejadian.

"Untuk korban meninggal dimakamkan di Pangalengan. Untuk balitanya dirawat sama anggota keluarga," ujar dia.

Sementara itu, di sejumlah titik di jalur Padasuka menuju Puncak Bintang dipasangi imbauan dari Polsek Cimenyan terkait bahaya rem panas sepeda motor.

Dalam tulisan imbauan itu, pengendara harus waspada jika menuju arah Cicaheum rem tiba-tiba tidak berfungsi, maka harus berhenti.

Kemudian, piringan rem cakramnya harus disiram air supaya kembali berfungsi.

Salah seorang warga di lokasi kejadian, Tatang (30), mengatakan, peristiwa itu terjadi dengan cepat.

Ia tidak melihat kejadian itu namun mendengar dari warga lainnya, motor melaju dengan kencang.

"Katanya sih melajunya kencang sekali, motornya tidak bisa ngerem karena tidak berfungsi. Lalu tiba-tiba nabrak. Sampai-sampai motor bagian depannya rusak parah," ujar Tatang.(Tribunjabar.id)



Kecelakaan Bandung cartil Cimenyan Koma


Related Post



Loading...