Advertisement

Banyak Layangan Nyangkut di Fly Over Cimindi, Bikin Rusak Pemandangan, Polisi : Jangan Main di Jalan

Banyak Layangan Nyangkut di Fly Over Cimindi, Bikin Rusak Pemandangan, Polisi : Jangan Main di Jalan
Tribunjabar.id
Editor: Malda Hot News —Sabtu, 4 Juli 2020 13:58 WIB

Terasjabar.id - Sejumlah rangka layang-layang terlihat tergantung dan tersangkut di sekitar jembatan layang (fly over) Cimindi, Kota Cimahi, Sabtu (4/7/2020) pagi.

Tidak hanya rangkanya saja, layangan yang masih utuh pun ada yang tersangkut lengkap dengan benang yang masih terurai panjang.

Layangan tersebut banyak tersangkut di dinding jembatan, tiang listrik, pot tanaman di atas jembatan, dan kabel listrik. Layangan berbagai ukuran dan warna tersebut terkesan berantakan dan menganggu keindahan.

Benang yang tersangkut dan terurai, memiliki panjang dan bahan yang berbeda. Ada benang yang kusut menggumpal, ada benang untuk menjahit, dan ada benang nilon, dan ada juga benang yang dilapisi serbuk kaca.

Selain menganggu keindahan, layangan dan benang tersebut, pernah mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor mengalami luka di bagian leher karena tersangkut benang layangan.

Indrahadi, warga Cimahi yang juga selaku Komandan Regu I Pemadam Kebakaran dan Penyelamat Kota Cimahi mengatakan bahwa sebaiknya ada aturan khusus untuk orang yang bermain layangan, karena berpotensi mencederai orang lain.

"Sebagai masyarakat Cimahi, sebaiknya orang yang bermain layangan, diberikan aturan khusus. Terlebih memberikan imbauan kepada orangtua melalui pengurus RT, RW, dan Lurah. Karena anak-anak saat ini banyak yang bermain layangan di pemukiman, mereka belum tahu bahayanya kepada orang lain," kata Indrahadi, Sabtu (04/7/2020).

Indrahadi bercerita, zaman dahulu sewaktu bermain layangan masih bebas, karena lapangan masih banyak, jika dibandingkan saat ini, lapangan luas sudah menjadi pemukiman padat penduduk, sehingga anak-anak yang bermain layangan banyak yang menerbangkan layangan dari gang yang sempit di pemukiman.

Selaku warga Cimahi, Indrahadi berharap agar ada edukasi kepada orang tua agar mengawasi anak-anaknya bermain layangan. Meskipun tidak berdampak langsung, benang layangan dikatakannya bisa melukai pembungkus kabel listrik dan berpotensi menyebabkan kebakaran.

"Dampaknya tidak langsung, tapi kalau benang menggesek kabel listrik, maka kabel terluka, apalagi menjelang musim hujan, kabel yang terluka terkena air hujan, bisa mengakibatkan korsleting listrik dan berpotensi menyebabkan kebakaran, meskipun tidak secara langsung," katanya.

Di waktu dan tempat yang berbeda, Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris MY Marzuki juga berpendapat tentang layang-layang pasca adanya pengendara sepeda motor yang mengalami luka di leher akibat tersangkut benang layang-layang.

"Jangan sampai ada lagi korban akibat benang layang-layang. Kami imbau kepada orang tua yang punya anak-anak bermain layangan, supaya tidak bermain di pinggir jalan, karena berpotensi tertabrak mobil atau motor, selain itu, benangnya bisa melukai pengendara," kata Yoris.

Terkait dengan pembatasan aktivitas bermain layangan, Yoris mengatakan akan berkoordinasi. Hal yang pasti, Ia mengatakan bahwa tidak ada sanski bagi orang yang bermain layangan. Ia berharap, pengawasan khususnya dari orangtua perlu diperketat.

Maryadi Puji (35), warga Cijerah mengaku khawatir saat melintas di sekitar fly over Cimindi, Ia takut tersangkut benang layangan dan terluka seperti pengendara sebelumnya. Harapannya, pihak berwenang bisa membersihkan rangka layangan dan benangnya yang masih tersangkut di sekitar jembatan Cimindi, Cimahi.

Pantauan Tribun Jabar, hingga pukul 12.00 WIB, belum terlihat layang-layang yang mengudara, cenderung layangan diterbangkan di sore hari.

(Tribunjabar.id)


FlyOver Cimindi Layangan Polisi


Related Post



Loading...