Advertisement

Kawasan Jembatan Swiss Berpotensi Jadi Destinasi Wisata

Kawasan Jembatan Swiss Berpotensi Jadi Destinasi Wisata
Inilah jembatan Swiss di Desa Ciberung Kec Selajambe berbatasan dengan Desa Giriharja Kec Rancah Kab Ciamis
Editor: Malda Hot News —Sabtu, 4 Juli 2020 13:14 WIB

Terasjabar.id,Kuningan - Mengunjungi Desa Ciberung Kecamatan Selajambe dijawasan Kuningan Selatan, memiliki kesan tersendiri. Lingkungan alam sekitarnya memiliki potensi wisata untuk dikembangkan. Salah satunya adalah "Jembatan Swiss" yang berada di Dusun Argasari atau kampung Tayeum Desa Ciberung Kecamatan Selajambe. Jembatan ini berbatasan kanfsung dengan Desa Giriharja Kec Rancah Kab Ciamis, sehingga praktis berfungsi untuk kelancaran lalu lintas dan angkutan hasil bumi dari Selajambe Kuningan menuju Kec Rancah Kab Ciamis maupun dari Kec Rancah ke Selajambe.
Mungkin akan timbul pertayaan ?
Kenapa di beri nama Jembatan Swiss?
Deni Hamdani, SE, M.Si Sekertaris Kec Selajambe menuturkan, Jembatan Swiss ini dinamakan layaknya suatu negara dikarenakan jembatan ini memang dibangun oleh pasangan suami istri dua warga berkebangsaan Swiss pada tahun 2012, terang Deni saat diwawancarai Sabtu (04/07-2020).
Biaya membangun jembatan merupakan anggaran pribadi dan negaranya. Jembatan itu sepanjang 60 meter, lebar 1,6 meter, konstruksi tiang pancang besi dan dasar pijakan plat besi yang diberi warna mencolok.
Semwntara itu, sekitar jembatan berpotensi dibangun destinasi 'wisata taman' dengan sarana bermain dan wahana flyng fox, seperti halnya di seberang jembatan wilayah Desa Giriharja Desa Rancah Kabupaten Ciamis ada taman "Palatar Hujung" yang dikelola karang taruna setempat.
Taman tersebut kini sedang dilakukan penataan dengan dilengkapi oleh Gazebo, Taman Bunga dan perencanaan arena flyng fox melalui anggaran Desa dan dikelola oleh warga desa Giriharja Rancah Ciamis karena memang berada di daerah perbatasan Ciamis.

Sementara di pinggiran Dusun Argasari Desa Selajambe masih menunggu perencanaan Desa Ciberung dan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk melakukan penataan area sisi Sungai Cijolang agar dapat dijadikan area yang nyaman dan menjadi potensi wisata bermain dengan udara yang segar dan views menarik, ujarnya.
Meskipun belum dibangun dan ditata sebagai obyek wisata pedesaan, ternyata banyak pengunjung dari luar desa untuk melihat dari dekat keindahan alam desa Ciberung dan sekitarnya.
Sungguh berkesan ketika kami gowes bareng kesini bersama komunitas, tuturJono, SE Ketua Ikatan Sepeda Sehat Kuningan (ISSK).
Kesan pertama route perjalanan cukup menangtang. Jarak dari kota Kuningan sekitar 25 KM. Kondisi jalan desa banyak tanjakan juga banyak turunan, imbuhnya. Namun kami terobati dengan keindahan alam dan kebersaaan kami menikmati panorama jembatan Swiss, kenangnya.
(H WAWAN JR)

Jembatan Swiss Wisata kuningan Desa Ciberung


Related Post



Loading...