Advertisement

Belasan Narapidana di Kabupaten Kulonprogo Beas Meski Belum Menjalani Penahanan di Rutan

Belasan Narapidana di Kabupaten Kulonprogo Beas Meski Belum Menjalani Penahanan di Rutan
(Kuntadi/iNews.id : Google)
Editor: Epenz Hot News —Selasa, 30 Juni 2020 12:52 WIB

Terasjabar.id – Belasan narapidana di Kabupaten Kulonprogo bebas meski belum menjalani penahanan di Rutan Kelas IIB Wates. Selama ini mereka ditahan di Polres Kulonprogo, karena adanya pengetatan tahanan atau narapidana yang masuk ke dalam rutan.

“Ada sekitar 17 yang bebas di sini sebelum dilimpahkan ke rutan,” kata Kasat Tahanan dan Barang Bukti Polres Kulonprogo Iptu Sugiman didampingi Kasubag Humas Polres Kulonprogo Iptu I Nengah Jefry, Selasa (30/6/2020).

Beberapa narapidana yang bebas ini, terkait kasus perjudian, penganiayaan, psikotropika dan penambangan. Mereka telah menjalani masa penahanan di Polres selama kurang lebih tiga bulan. Sedangkan majelis hakim menjatuhkan pidana dari percobaan, 3 bulan hingga enam bulan.

“Ada yang bebas langsung ada yang menjalani masa asimilasi setelah divonis hakim,” katanya.

Terkait pembebasan ini, menjadi kewenangan Rutan kelas IIB Wates dan Kejaksaan Negeri Kulonprogo. Polisi hanya dititipi tahanan karena setiap tahanan atau narapidana yang akan dipindah ke rutan harus menjalani rapid test.

Adanya pengetatat ini, menjadi kapasitas tahanan di Polres kulonprogo overload. idealnya ruang tahanan yang ada hanya cukup untuk 30 orang tahanan namun melonjak sampai 45. Sebagian tahanan lainnya ditahan di beberapa Polsek.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Wates, mengatakan pihaknya tidak membedakan status narapidana baik yang ada di rutan ataupun yang dititipkan di polres. Setiap napi yang menjalani masa tahanan sesuai putusan hakim akan dibebaskan. Begitu juga bagi yang mendapatkan asimilasi, minimal sudah menjalani separuh dari masa tahanan.

“Secara administratif mereka sudah inkrah, mereka sudah menjalankan masa penahanan,” katanya.

Dalam kondisi normal, tersangka dan barang bukti akan diserahkan ke kejaksaan ketika BAP-nya lengkap. Tersangka ini biasanya akan dititipkan di dalam rutan. Masa pandemi Covid, rutan tidak bisa menerima tahanan baru sebelum ada rapid test dan dititipkan di olisi.

Sementara itu, salah seorang narapidana Puji Winarto mengaku senang bisa keluar. Dia menyesal telah melakukan perjudian dan tersangkut pidana.

“Saya senang sudah keluar saya kapok berjudi,” katanya.

Disadur dari iNews.id

Narapidana kabupaten Kulonprogo Pandemi Virus Corona Polres Kulonprogo


Related Post



Loading...