Advertisement

Jelang Penerapan New Normal, Pondok Pesantren Mambaul Ihsan Gresik Kembali Memulai Kegiatan Belajar Mengajar

Jelang Penerapan New Normal, Pondok Pesantren Mambaul Ihsan Gresik Kembali Memulai Kegiatan Belajar Mengajar
Ilustrasi (CNN Indonesia : Google)
Editor: Epenz Hot News —Jumat, 5 Juni 2020 14:09 WIB

Terasjabar.id - Pondok Pesantren (ponpes) Mambaul Ihsan, Gresik, Jatim kembali memulai kegiatan belajar mengajar. Kebijakan ini dibuat pesantren, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Sejak dua bulan lalu, pesanten di Desa Banyuurip, Ujung Pangkah ini diliburkan dan seluruh santri dipulangkan karena khawatir tertular virus corona (Covid-19). Namun, menyusul penerapan new normal, aktivitas dimulai kembali.

Para santri pun cukup antusias. Pagi tadi misalnya, ratusan santri dari berbagai daerah mulai berdatangan. Sesuai peraturan, mereka juga membawa surat keterangan sehat dan bebas Covid-19 dari dinas kesehatan masing-masing.

Tak hanya itu, mereka juga diwajibkan melakukan serangkaian pemeriksaan, di antaranya pemeriksaan suhu tubuh, pemberian hand sanitizer, vitamin C, serta wajib memakai masker.

Pengasuh Ponpes, Mambaul Ihsan Nafisul Atok mengatakan, pesantren menerapkan protokol kesehatan dengan konsep new normal, sesuai anjuran satgas Covid-19 setempat. “Kami menerapkan standar kesehatan secara ketat. Semua ini dilakukan untuk melindungi santri dari penyebaran Covid-19,” katanya, Jumat (5/6/2020).

Selain pemeriksaan rutin, pihaknya juga menerapkan physical distancing dalam segala aktivitas. Bahkan, penghuni kamar kini juga dibatasi, dari sebelumnya 10 santri per kamar, kini dikurangi menjadi empat santri per kamar.

Sementara itu, pembukaan kembali pesantren ini mendapatkan pengawasan dari para wali santri dan DPRD Kabupayen Gresik. Pagi tadi, mereka datang ke pesantren untuk melihat langsung pelaksanaan belajar mengajar.

“Pantauan kami protokol kesehatan berjalan dengan baik. Pengasuh ponpes juga sangat siap melaksanaan Ponpes Tangguh, seperti halnya Kampung Tangguh di desa-desa. Fasilitas penanganan Covid-19 sudah siap," kata Wakil Ketua DPRD Gresik, Asluchul Alif.

Saat ini, lanjut Aslachul, pihaknya juga mendorong Pemerintah Kabupaten Gresik untuk secepatnya berkoordinasi, melakukan pemantauan penerapan new normal di lingkungan pesantren. “Alhamdulillah, pesantren juga siap bekerja sama,” ujarnya.

Diketahui, memasuki era new normal, sejumlah pesantren di Gresik kembali memulai aktivitas belajar mengajar, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Mereka juga bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk melindungi santri dari penyebaran Covid-19.

Disadur dari iNews.id

Pandemi Virus Corona Pondok Pesantren Mambaul Ihsan Gresik Kegiatan Belajar Mengajar


Related Post



Loading...