Advertisement

Perbandingan Mematikan: Virus Corona, MERS, SARS, dan Ebola, Mana Yang Lebih Berbahaya ?

Perbandingan Mematikan: Virus Corona, MERS, SARS, dan Ebola, Mana Yang Lebih Berbahaya ?
Republika
Editor: Malda Teras Health —Selasa, 2 Juni 2020 08:14 WIB

Terasjabar.id - Pemerintah RI membandingkan tingkat kematian akibat virus Corona dengan MERS dan SARS. Berikut ini perbandingan antara COVID-19 dan virus-virus mematikan lainnya yang pernah mewabah.

Berikut ini data yang dikumpulkan detikcom dari situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (6/3/2020).

1. Virus Corona (data hingga 6 Maret 2020)

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)
Kasus terkonfirmasi: 97.993
Kematian: 3.381
Negara berkasus: 87
Tingkat kematian: 3,4%

2. MERS (data 2012-2019)
Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV)
Kasus terkonfirmasi: 2.494
Kematian: 858
Negara berkasus: 27
Tingkat kematian: 34,4%

3. SARS (data epidemi 2002-2003)
Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus (SARS-CoV)
Kasus terkonfirmasi: 8.098
Kematian: 774
Negara berkasus: 26
Tingkat kematian: 9,6%

4. Ebola (data wabah 2014-2016)
Ebola Virus Disease (EVD)
Kasus terkonfirmasi: 28.616
Kematian: 11.310
Negara berkasus: negara-negara Afrika Barat
Tingkat kematian: bervariasi antara 25% - 90% saat wabah

Sebelumnya, perbandingan tingkat 'mematikan' antara virus-virus itu sempat diulas pemerintah Indonesia tatkala berbicara soal virus Corona. Virus dari Wuhan, China, itu dinilai pemerintah tidak lebih berbahaya ketimbang MERS dan SARS.

"Penyakit ini bukan penyakit yang baru dalam tataran pemahaman kita, karena ini adalah penyakit influenza, hanya virus penyebabnya yang baru. Kemudian juga tidak terlalu penting kita anggap sebagai sesuatu yang sangat berbahaya. Karena, kalau dilihat dari angka kematiannya, (Corona) masih di kisaran 2% sampai 3%, jika kita bandingkan dengan MERS, atau kita bandingkan dengan SARS yang jauh lebih tinggi (tingkat kematian orang yang terjangkit)," tutur juru bicara pemerintah soal penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, di COVID-19 Media Center, Gedung Bina Graha, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Jumat (6/3).(Detik)


Virus Corona Ebola WHO Kongo meninggal Dunia


Related Post



Loading...