Advertisement

Pemerintah Sedang Menyiapkan New Normal yang Produktif dan Aman di Indonesia, Pastikan New Normal Perhatikan Kesehatan

Pemerintah Sedang Menyiapkan New Normal yang Produktif dan Aman di Indonesia, Pastikan New Normal Perhatikan Kesehatan
(Merdeka.com : Google)
Editor: Epenz Hot News —Minggu, 31 Mei 2020 13:41 WIB

Terasjabar.id - Pemerintah sedang menyiapkan tatanan normal baru atau new normal yang produktif dan aman Covid-19 di Indonesia dan dilakukan secara bertahap. Juga pemulihan ekonomi nasional.

"Pemerintah mendesain kenormalan baru secara bertahap. Fase pembukaan untuk ekonomi, kemudian dalam program bersamaan adalah menyiapkan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 23 tahun 2020," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartartodi Jakarta, Minggu (31/5).

Menurutnya, industri memang menjadi salah satu sektor yang dibuka sejak awal di dalam Peraturan Menteri kesehatan (Permenkes) nomor Hk.01.07/ MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di tempat kerja Perkantoran dan industri Dalam Mendukung keberlangsungan usaha Pada Situasi Pandemi.

Kemudian yang akan juga disiapkan juga adalah sektor pariwisata. Di mana mengatur SOP mengenai hotel, kemudian restoran dengan kapasitas yang dibatasi.

"Untuk sektor perhubungan, ini sudah dijalankan, sektor perdagangan terkait dengan pasar tradisional mengenai aturan ke konsumen dan waktu operasional karena memang dari hasil pembicaraan dari para gubernur yang menjadi titik rawan adalah terkait pasar tradisional," jelas Airlangga.

Dijelaskannya lebih lanjut, tahapan-tahapan pelaksanaan kenormalan baru nantinya sangat memperhatikan dimensi kesehatan. Yaitu perkembangan penyakit, pengawasan virus, kapasitas layanan kesehatan dan dimensi kesiapan sosial ekonomi, protokol-protokol untuk setiap sektor, wilayah dan transportasi yang terintegrasi dengan yang lainnya.

Sesuai Instruksi Presiden

Menurut Airlangga, sesuai instruksi Presiden Jokowi, saat ini berbagai sektor telah mempersiapkan protokol-protokol tatanan normal baru. "Protokol baru juga terkait kebersihan tangan menggunakan sabun, menggunakan masker, menerapkan physical distancing, isolasi mandiri, pengecekan suhu, dan lainnya," tambah Airlangga.

Pemerintah juga melihat kesiapan dari masing-masing daerah apakah sudah dapat menerapkan tatanan normal baru misalnya dengan mengacu pada angka Reproduction Rate, Rt dan R0.

"Di Jawa terlihat di Jawa tengah, Bali, DKI Jakarta, dan Di Yogyakarta trennya sudah relatif menurun di bawah 1 dalam tracking 3 bulan terakhir," katanya.

Disadur dari Merdeka.com

Pandemi Virus Corona New Normal indonesia Ekonomi Nasional


Related Post



Loading...