Advertisement

Cerita Lengkap Imam Brotoseno Direktur TVRI, Cuitan Soal Cerita Mesum Beredar Lagi, Trending #BoikotTVRI

Cerita Lengkap Imam Brotoseno Direktur TVRI, Cuitan Soal Cerita Mesum Beredar Lagi, Trending #BoikotTVRI
Tribunjabar.id
Editor: Malda Hot News —Jumat, 29 Mei 2020 14:21 WIB

Terasjabar.id -- TVRI akhirnya punya direktur baru, nama yang beredar adalah Iman Brotoseno.

Iman Brotoseno dikenal sebagai praktisi periklanan, pewarta, dan sineas.

Di dunia twitter, Imam pun dikenal cukup aktif dengan follower hampir 84.000.

Nah, masalahnya, jejak digital Imam tercium netizen lainnya.

Banyak netizen yang membagikan tangkapan layar cuitan Iman Brotoseno di Twitter.

Dalam tangkapan layar tersebut memperlihatkan cuitan Iman tentang bokep.

Ketua Dewas LPP TVRI, Arief Hidayat Thamrin secara resmi mengambil sumpah dan melantik Iman Brotoseno sebagai Direktur Utama LPP TVRI pengganti antar waktu masa tugas tahun 2020-2022. Acara pelantikan yang dilaksanakan di lobby lantai 3 GPO LPP TVRI, Rabu (27/5/2020) siang.
Ketua Dewas LPP TVRI, Arief Hidayat Thamrin secara resmi mengambil sumpah dan melantik Iman Brotoseno sebagai Direktur Utama LPP TVRI pengganti antar waktu masa tugas tahun 2020-2022. Acara pelantikan yang dilaksanakan di lobby lantai 3 GPO LPP TVRI, Rabu (27/5/2020) siang. (tvri.go.id)

Melalui akun Twitternya @imanbr, ia menulis "Akhirnya kita menemukan bagaimana cara mempersatukan negeri. Ya dengan Bokep"

Cuitan tersebut ditulis pada 21 November 2013.

Dalam cuitan terbarunya sebagai Dirut TVRI, Imam membuat pertanyaan

Kira kira lebih suka Liga Inggris atau Liga Indonesia ? #survey

Ciutan tersebut seolah ingin membedakan dirinya dengan Dirut lama Hemly Yahya yang kontroversial karena tayangkan Liga Inggris yang sewanya mahal.

Namun karena terlanjur trending dengan bokep, jawaban netizen tak jauh dari itu.

 @JackTheRock6: Bahas kesukaan elo aja  @imanbr Liga wik wik wik

@BStolenberg: Liga bokep

@Jaka_Samudra19: LIGA BOKEP pak Dirut Mesum

@AssaMaulana: Liga...Liga, Liga, Liga, Liga Bokep Namanya...

@CyberSkuad: Kira2 lebih suka link luar atau link lokal ?

@Anti_Cebong07: pasti suka yang lokal, tapi yang di semak semak, apa yang ranjang? 

@Tukangsayur2019: Ada pilihan lain gak bg? Saat ini, sepertinya "Bokep Pemersatu" bg, saat pandemi mewabah, kesatuan tekad dibutuhkan, jadi pleasee kapan itu bokep pemersatu mau di tayangkan....

@is_pelssy: Miyabi pasti banyak yang suka, Kata sampeyan kan pemersatu

Cuitan Lainnya Iman Broteseno

Tak hanya itu, netizen juga membagikan cuitan lainnya dari Iman Brotoseno.

Ia menulis cuitan tentang sejumlah bintang panas dari Jepang yang sedang tren pada tahun 2010.

Iman juga menyoroti adegan menelan dalam film panas, dimana pemeran akan mendapatkan bayaran double jika mau menelan.

Imam memang  pernah menjadi kontributor di Majalah Playboy Indonesia.

Hal ini terlihat dari informasi yang tertulis di laman Linkedin miliknya.

Tangkapan layar tweet Iman ini pun banyak mendapat respon dari para netizen Twitter.

Seperti yang ditulis oleh akun @mas_piyuuu "GEGER! Dirut Baru TVRI, Eks Kontributor Playboy, Warganet 'Bongkar' Jejak Twit-Twit Lamanya "

@Abu_Azhary "Jadi slogan TVRI yg dulu dibuat sangat elegan ini diterjemahkan "mempersatukan negeri dengan bokep" ? Oleh dirut baru ?"

@malanaim09 "Twitt lamanya menyeramkan porno semua....kok bisa skr jd Dirut"

@JsSolliman "Pasti Jam 12 Malam Ada Acara NOBAR BOKEP dong"

@bg_yadhi "Akhirnya. Ada adult TV Station di Indonesia. Hadiah lebaran paling indah"

Iman Brotoseno resmi menggantikan Helmi Yahya sebagai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik TVRI periode 2020-2023.

Ia dilantik pada Rabu (27/5/2020) oleh Ketua Dewas LPP TVRI Arief Hidayat.

Pelantikan tersebut digelar di lantai 3 gedung GPO LPP TVRI.

Foto prosesi pelantikan tersebut diunggah oleh akun Twitter resmi milik TVRI @TVRINasional.

Sebelumnya, Helmy Yahya dipecat oleh Dewan Pengawas karena sejumlah alasan.

Iman Brotoseno adalah seorang sutradara yang sudah malang melintang sejak tahun 1990-an.

Ia menyutradarai film, iklan, FTV, musik clip dan juga dokumenter.

Iman menyukai fotografi dan videografi bawah laut.

Dilansir dari Kompas.com, ia merupakan instruktur selam dari Professional Association of Diving Instructors (PADI).

Iman saat ini diketahui merupakan film director and executive producer di Orange Waterland Films.

Ia juga mengemban tugas sebagai Ketua Asosiasi Pekerja Film Iklan Indonesia.

Film 3 Srikandi merupakan karya pertamanya sebagai sutradara layar lebar yang dirilis pada 2016.

Iman merupakan alumnus National Film and Television School London.

Sebelumnya ia menempuh pendidikan di Universitas Indonesia dan juga di Canisius Collage Jakarta. (Lex)

Setelah Helmy Yahya

Seperti diketahui, Dewan LPP TVRI akhirnya melantik Direktur Utama LPP TVRI setelah posisi tersebut kosong hampir lima bulan menyusul diberhentikannya Helmy Yahya sebagai Direktur Utama.

Setelah menjalani proses seleksi yang ketat Iman Brotoseno terpilih sebagai Direktur Utama LPP TVRI pengganti antar waktu masa tugas tahun 2020-2022.

Iman Brotoseno yang dikenal sebagai sutradara film dan social media specialist dilantik sebagai Direktur Utama LPP TVRI oleh Ketua Dewas LPP TVRI Arief Hidayat Thamrin, Rabu (27/5/2020) siang.

Seperti dilansir dari tvri.go.id, acara pelantikan yang dilaksanakan di lobby lantai 3 GPO LPP TVRI disaksikan langsung oleh Dewan Direksi LPP TVRI, Pejabat Struktural kantor Pusat LPP TVRI, dan seluruh pegawai yang menyaksikan melalui aplikasi Zoom dari seluruh Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono dan edi Suparno, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Prof. Dr. Widodo Muktyo, Sekretaris Utama  Badan Pembina Ideologi Pancasila Dr. Karjono SH, M.Hum dan sejumlah undangan.

Iman Brotoseno terpilih sebagai Direktur Utama LPP TVRI setelah berhasil melalui semua tahapan, yaitu:

Administrasi

Telaah makalah/ ide calon oleh Panel Ahli I

Pendalaman makalah/ ide calon oleh Panel Ahli II

Assessment Test oleh LPT UI

Wawancara Panel Ahli III

Uji Kepatutan dan kelayakan oleh Dewan Pengawas LPP TVRI

Dalam fit and proper test, Iman Brotoseno menyisihkan dua kandidat Direktur Utama yakni Daniel Patipawae Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan LPP TVRI dan Farid Subhkan dari professional.

Dalam dua tahun kedepan Iman Brotoseno dihadapkan dengan persoalan anggaran, kesejahteraan pegawai LPP TVRI yang rapel tunjangan kinerja yang tertunda pasca mantan Direktur Utama Helmy Yahya diberhentikkan oleh Dewan Pengawas LPP TVRI.

Iman Brotoseno dikenal sebagai sutradara film dan social media specialist. 

Mengawali karier menjadi Production Manager Indoreka Multi MediaPro, Line producer – producer – film director, dan menjabat sebagai CEO dan creative director.

Serta menjadi Ketua dalam Pesta Blogger (sekala nasional), Ketua Asosiasi Pekerja Film Komersial Indonesia, menjadi pembicara dalam International Leadership Visitor Program di Amerika, dan pencapaian lainnya dalam bidang media televisi maupun film.

Selain itu, Iman Brotoseno memiliki latar belakang pendidikan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, National Film & Television School di Inggris, dan International Leadership Visitor Program di Amerika.

Ketua Dewas LPP TVRI, Arief Hidayat Thamrin dalam sambutannya mengatakan urgensi dalam sebuah organisasi sebagai Dewan Pengawas LPP TVRI harus segera menyelamatkan organisasi ini proses pemilihan Direktur Utama dilakukan secara transparan dan sistematis dengan melibatkan seluruh pihak yang berkepentingan.

Dengan terpilihnya Iman Brotoseno sebagai Direktur Utama, dapat membawa LPP TVRI semakin maju, dapat menjaga ideologi sesuai visi dan misinya, sehingga TVRI menjadi TV kebanggaan bangsa, serta mengutamakan kerjasama yang kompak sebagai super tim.

Singkirkan 30 kandidat

Sebelumnya Panitia Seleksi Direktur Utama TVRI telah menerima 30 nama pendaftar kandidat calon pengganti antarwaktu Helmy Yahya.

Sejak dibuka pendaftaran Dirut TVRI dari 3 Februari 2020 hingga 12 Februari 2020, ada 30 nama terjaring.

Berdasarkan informasi yang diterima Kompas.com dari Presidium Komite Penyelamatan TVRI, Kamis (13/2/2020), ada sejumlah nama figur publik dalam 30 nama pendaftar itu.

Di antaranya, pengacara yang juga anggota Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI Gusti Randa, sutradara Iman Brotoseno, presenter Charles Bonar Sirait, Dirut Metro TV Suryopratomo, dan akademisi Audrey Tangkudung.

Meski sudah ada 30 pelamar, tetapi data pendaftaran menunjukkan belum semua berkas yang disampaikan berstatus lengkap.

Direktur Umum TVRI Tumpak Pasaribu membenarkan adanya pendaftar yang dokumen pendaftarannya belum lengkap.

Menurut Tumpak, Pansel calon dirut TVRI nantinya akan menyampaikan secara resmi nama-nama pendaftar.

"Dari 30 orang yang mendaftar, ada yang enggak lengkap ya dokumennya. Pansel akan memverifikasi lagi, " ujar Tumpak saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (13/2/2020)

Demikian pula dengan kriteria calon dirut baru, dipilih berdasarkan yang memenuhi syarat sesuai pasal 22 ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2005 tentang TVRI.

"Syarat dan kriteria sesuai dengan yang sudah ditetapkan dalam peraturan yang ada, panitia hanya menerima dan menyeleksi secara administrasi kelengkapan syarat saja. Setelah itu panitia melaporkan hasilnya kepada Plt. Dirut," paparnya.

Berikut ini 30 nama pendaftar calon dirut TVRI yang diterima oleh Pansel:

Gusti Randa (profesional)

Iman Brotoseno (swasta)

Rodiany Andersen L Tobing (swasta)

Buyung Wijaya Kusuma (swasta)

Hendra Budi Rachman (swasta)

Daniel Alexander Wellim Pattipawae (PNS)

J Erwiantoro (swasta)

Rudy Budiman (swasta)

Agus Masrianto (swasta)

Partiman (PNS)

Andre Notomiharjo (PNS)

Zainuddin Latuconsina (PNS)

Widodo Edi Sektiono (swasta)

Aji Hardianto Setiawan (PNS)

Taufan Syah (PNS)

Zahera Mega Utama (profesional)

Sudariyanto (PNS)

Slamet Suparmaji (swasta)

Ida Bagus Alit Suramatja (swasta)

Audrey G Tangkudung (profesional)

Wisnugroho (PNS)

Akmal Yusmar (profesional)

Yuma Shannelom (swasta)

Haris Subagio (swasta)

Charles Bonar Sirait (swasta)

Agus Prijadi (swasta)

Suryopratomo (swasta)

Fuji Yama (profesional)

Farid Subhan (swasta)

Aat Surya Safaat (profesional)

Memberhentikan Helmy Yahya

Sebelumnya pada 16 Januari 2020, Dewan Pengawas atau Dewas TVRI memberhentikan Direktur Utama atau Dirut TVRI Helmy Yahya.

Surat keputusan (SK) pemecatan Helmy dikatakan merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2005 tentang LPP TVRI.

Berdasarkan PP tersebut, kata Ketua Dewas TVRI Arif Hidayat Thamrin, Dewas TVRI memiliki hak untuk mengangkat dan memberhentikan Dewan Direksi.

"Dewas punya kewenangan. Sudah dilalui dengan sesuai peraturan," kata Arif Hidayat Thamrin dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

(Tribunjabar.id)


Iman Brotoseno TVRI Cerita Mesum


Related Post



Loading...