Advertisement

Betrand Peto Nyanyikan Lagu 'Sewu Kuto' Didi Kempot, Pengamat Musik Komentari Pelafalan Lirik: Unik

Betrand Peto Nyanyikan Lagu 'Sewu Kuto' Didi Kempot, Pengamat Musik Komentari Pelafalan Lirik: Unik
Tribunjakarta.com
Editor: Malda Teras Seleb —Sabtu, 23 Mei 2020 14:19 WIB

Terasjabar.id - Pengamat musik dan entertainment Indonesia, Bens Leo mengomentari lagu sewu Kuto milik almarhum Didi Kempot yang dicover oleh Betrand Peto

Komentarnya disampaikan Bens Leo melalui tayangan YouTube beepdo yang diunggah, Kamis (21/5/2020).

Dalam tayangan tersebut, Bens Leo mengatakan bahwa Betrand Peto menyanyikan telah menyanyikan legu berbahasa jawa itu dengan penuh keunikan.

Dikatakan Bens Leo, keunikan Betrand Peto dalam menyanyikan lagu Sewu Kuto terletak pada artikulasi atau pengucapan kata dalam liriknya.

Mengingat latarbelakang Betrand Peto yang berasal dari luar pulau jawa, membuat Bens Leo mengungkapkan keunikan Betrand Peto dalam pengucapan lirik menjadikan lagu tersebut muncul dalam warna yang berbeda.

"Pasti uniklah, Betrand ini kan asalnya dari NTT."

"Artikulasinya menjadi unik sekali karena, dia tidak bisa melafalkan lagu bahasa jawa dengan benar," kata Bens Leo.

Menurut Bens, ada kalimat-kalimat dalam bahasa jawa yang artikulasinya kurang bagus ketika diucapkan oleh Betrand.

"Kebetulan saya orang jawa, saya tahu Sewu Kuto ini seperti apa ya,"

"Ada kalimat-kalimat jawa yang secara artikulasi harusnya lebih bagus," kata Bens Leo.

Tetapi Bens mengatakan, justru hal tersebutlah yang menjadikan lagu Sewu Kuto milik Didi Kempot yang dinyanyikan Betrand Peto menjadi unik.

"Tapi dalam sejarah industri musik, justru karena artikulasi atau pengucapan yang tidak tepat yang menjadikan lagu itu unik,"

"Betrand memiliki kelebihan di situ justru," ucap Bens Leo.

Kasus Betrand Peto seolah mengingat Bens Leo pada penyanyi bernama Sheila Majid yang populer di masanya.

Bens mengatakan kala itu Sheila Majid menyanyikan lagu bahasa Indonesia dengan gaya khas yang melayunya.

Menurutnya pelafalan lirik lagu yang kurang tepat tidak menjadi masalah dalam bermusik.

"Jadi enggak masalah tentang artikulasi itu," kata Bens Leo.

Meski menurut orang yang mengerti dengan bahasa tersebut akan merasa tidak nyaman, tapi itulah warna dalam musik Indonesia.

"Meskipun barangkali orang jawa menjadi agak geli kalau mendengar kalimat yang dilafalkan oleh Betrand di lagu Sewu Kuto,"

"Karena ada kata-kata jawa, yang tidak njawani gitu ya," kata Bens Leo.

Bens mengatakan, meski Betrand tidak sempurna dalam melafalkan beberapa kalimat-kalimat bahasa jawa, orang-orang bisa memaklumi hal tersebut.

Sebab masyarakat tahu bahwa Bentrand Peto berasal dari luar pulau jawa.

"Tapi enggak apa-apa, toh orang tau dia latarbelakangnya dari mana," kata Bens.

Lebih lanjut, Bens Leo juga berpesan agar Ruben Onsu dan Betrand Peto segera mengurus izin mengcover lagu tersebut kepada ahli waris almarhum Didi Kempot.

Hal itu dilakukan untuk mengahargai karya atau hak cipta bagi pemilik lagu tersebut.

"Cuma saya titip pesan, kalau toh ini belum seizin ahli waris (Didi Kempot), mohon Sewu Kuto itu secepatnya dimintakan izin,"

"Karena setelah ini viral, akan ada deretan rupiah yang masuk ke YouTubenya, dan di sana ada hak ekonomi dari pencipta lagunya," ujar Bens Leo

Ketakutan Dengar Suara 'Aneh' saat Karaoke, Betrand Peto Lari ke Kamar & Nangis

Betrand Peto menceritakan pengalamannya yang mendengar suara aneh ketika karoke di rumah baru Ruben Onsu.

Cerita itu diungkap Putra Ruben Onsu saat menjadi narasumber di kanal YouTube MOP Channel dilansir TribunJakarta pada Jumat (22/5/2020).

Pengalaman itu dibagikan Betrand Peto di depan Sarwendah dan Ruben Onsu.

Betrand Peto mengaku, mengalami kejadian aneh hingga membuatnya ketakutan sendiri.

"Kemarin Onyo ketakutan sendiri sampai mau nangis," aku Betrand Peto.

Betrand Peto menceritakan, ketakutan itu bermula ketika mendengar suara aneh saat karaoke sendirian di lantai dasar rumahnya.

Kala itu, Ruben Onsu dan Sarwendah tengah berada di lantai atas.

"Onyo lagi hafalin lagu, yang lain di atas dan ngobrol," jelas Betrand Peto.

Sementara asisten rumah tangga mereka tengah berada di dapur dengan posisi pintu terkunci.

Dengan kondisi tersebut, Betrand Peto tiba-tiba mendengar suara aneh.

"Onyo nyanyi sambil tutup mata, merenung. Pas dengar suara pertama kali 'sst', buka mata satu dulu terus lihat ke atas, ternyata gak ada orang," imbuh Betrand Peto.

Lebih lanjut, rupanya suara aneh itu kembali muncul hingga Betrand Peto menutup wajahnya dengan bantal.

Betrand Peto
Betrand Peto (https://www.instagram.com/betrandpetoputraonsu/)

"Suara ketiga pas karaoke, Onyo mulai cari asal suaranya," aku Betrand Peto.

Kemudian saat suara aneh itu kembali terdengar ke-empat kalinya, Betrand Peto sontak lempar remot dan lari ke lantai atas.

"Onyo langsung lari ke lantai atas terus di kamar nangis," imbuh Betrand Peto.

Betrand Peto mengaku saat itu ketakutan karena tak mengetahui asal suara tersebut.

Meski demikian, ketika turun ke lantai bawah, ia baru melihat jika ada alat pengharum ruangan yang berbunyi.

Betrand Peto lantas tersadar alat tersebut yang mengeluarkan suara aneh ketika ia karaoke.

"Onyo perhatiin pengharum ruangan, ternyata itu," jelas Betrand Peto.

Mendengar cerita kocak Betrand Peto, Ruben Onsu pun menjelaskan alasannya menggunakan pengharum ruangan.

"Disini ACnya central kalau gue pake manual repot. Jadi lebih baik pengharumnya pakai matic," aku Ruben Onsu.

"Tanpa harus kita menyalakan," ucap Sarwendah.(Tribunjakarta.com)



Virus Corona Betrand Peto Ruben Onsu Didi Kempot Sewu Kuto


Related Post



Loading...