Advertisement

Baru Pertama Terjadi Dalam Sejarah Tradisi Mudik Lebaran, Kawasan Gentong Tasikmalaya Sepi

Baru Pertama Terjadi Dalam Sejarah Tradisi Mudik Lebaran, Kawasan Gentong Tasikmalaya Sepi
Tribunjabar.id
Editor: Malda Hot News —Sabtu, 23 Mei 2020 10:23 WIB

Terasjabar.id - Baru pertama kali terjadi dalam sejarah tradisi mudik Idul Fitri, kawasan berkelok-kelok Gentong di ruas jalan negara Bandung-Tasikmalaya via Malangbong, sepi.

"Sejak saya jadi polisi tahun 1986, baru kali ini arus mudik di Gentong sepi. Ini akan menjadi catatan sejarah," kata Kanit Lantas Polsek Kadipaten, Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Eddy, saat ditemui di Pos Leter U Lingkar Gentong, Sabtu (23/5).

Sepinya jalur neraka Gentong dengan bentuk jalan meliuk-liuk serta naik turun, tak lepas dari larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah pusat.

Larangan mudik itu guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Memasuki waktu mudik Lebaran, volume kendaraan di kawasan Gentong tergolong padat, mulai dari padat merayap hingga terjadi kemacetan. Bau angit plat kopling juga kerap ikut mewarnai kemacetan.

Eddy mengungkapkan, sejak H-7 Idul Fitri arus kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya sudah sepi. Kondisi tersebut bertahan hingga H-2, Sabtu (23/) ini.

"H-2 itu biasanya merupakan puncak arus mudik, di mana arus kendaraan sudah sangat padat. Sampai diberlakukan buka tutup arus maupun pengalihan arus," kata Eddy.

Petugas Operasi Ketupat Lodaya Polres Tasikmalaya Kota juga biasanya memasang barikade anggota di sepanjang jalur Gentong.

Hal itu untuk deteksi dini munculnya masalah yang bisa menghambat laju kendaraan.

"Petugas pun menjadi jarang pulang karena harus terus fokus mengurai kepadatan maupun kemacetan yang terjadi," kata Eddy mengenang.

Kini, tak ada lagi kemacetan, tak ada lagi kiruk pikuk mobil mogok menyibukkan para penjasa ganjal dan tak ada lagi bau angit kanvas kopling. Semua jadi sepi.

Sepanjang Sabtu (23/5) ini, Eddy memprediksi tetap bakal sepi.

"Tapi masih ada petugas tetap berjaga-jaga di kawasan Gentong ini selama 24 jam," kata Eddy. (firman suryaman)

(Tribunjabar.id)

Virus Corona Lebaran Mudik Tasikmalaya


Related Post



Loading...