Selain itu, swasembada gula konsumsi juga ditargetkan tercapai tahun ini, sementara gula industri diharapkan menyusul dalam tiga hingga empat tahun ke depan.
Dalam arahannya, Mentan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pertanian daerah yang disebutnya sebagai “pahlawan pangan” atas capaian swasembada dan lonjakan produksi nasional.
“Saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga. Bapak Ibu adalah pahlawan pangan yang membuat nama baik bangsa Indonesia terangkat di tingkat nasional dan global,” ujarnya.
Mentan menutup Rakor dengan penegasan agar seluruh jajaran pusat dan daerah menjaga momentum peningkatan produksi, mempercepat realisasi program, serta memastikan pengawasan berjalan efektif demi mempertahankan surplus dan target ekspor.
“Kita putuskan hari ini. Saya mau cek satu-satu. Ini rapat sangat penting,” katanya.
Mentan kembali menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif pusat dan daerah.
“Bapak Ibu adalah putra-putri terbaik bangsa yang mencetak swasembada pangan. Sekarang tugas kita mempertahankan dan meningkatkan,” pungkas Mentan.***
















