TERASJABAR.ID – Penguatan stok beras nasional dalam beberapa bulan terakhir menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan swasembada pangan dan kesiapan ekspor.
Pemerintah memastikan surplus yang terjaga akan terus diperkuat agar Indonesia tidak hanya mandiri, tetapi juga mampu memasok kebutuhan beras ke sejumlah negara.
Penegasan tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pertanian bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, jajaran Eselon I dan II, serta Kepala Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Auditorium Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta.
Dilansir laman resmi Kementan,
pengadaan beras pada Januari tercatat meningkat hingga 78 persen dibanding periode sebelumnya.
Saat ini stok beras nasional mencapai sekitar 3,5 juta ton dan diproyeksikan terus meningkat seiring panen raya serta tren produksi yang naik sekitar 15 persen hingga Maret 2026.
“Kalau tren ini bertahan tiga bulan saja ke depan, hampir pasti stok kita tembus 6 juta ton. Ini belum pernah terjadi selama kita merdeka,” ujarnya.
Jika tren produksi konsisten hingga akhir tahun, potensi surplus diperkirakan bisa mencapai sekitar 9 juta ton.
“Ini puncak prestasi Bapak Ibu semua. Tetapi jangan lengah. Swasembada ini harus kita pertahankan dan tingkatkan,” katanya.
















