Menkomdigi juga menekankan bahwa teknologi adalah sekutu yang luar biasa jika digunakan dengan bijak dan penuh tanggung jawab.
“Internet boleh digunakan untuk mencari ilmu dan belajar. Mari kita dorong anak-anak lebih banyak memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif dan pengembangan diri,” ujarnya.
Menkomdigi juga memanggil generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk turun tangan secara aktif.
“Mahasiswa juga harus menjadi duta literasi digital yang tangguh. Sampaikan kepada adik-adik dan masyarakat bahwa kita harus bersama-sama menjaga ruang digital agar tetap aman dan bermartabat,” tegasnya.
Dengan semangat itu, pesantren hadir sebagai benteng karakter sekaligus pelindung generasi muda.
Bersama-sama wujudkan anak bangsa yang cerdas digital, berakhlak, dan siap memimpin masa depan Indonesia.***
Sumber: Siaran Pers Kemkomdigi
















