“Program MBG bukan hanya tentang pemenuhan gizi anak sekolah, ibu hamil, dan balita. Penguatan kapasitas juru masak menjadi kunci agar kualitas, standar kebersihan, dan nilai gizi yang ditetapkan dapat terjaga secara konsisten di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Ekraf Sebagai Mesin Baru Pertumbuhan
Presiden Prabowo Subianto mengamanatkan Kementerian Ekraf untuk mendorong kebangkitan industri kreatif berbasis kekayaan intelektual di seluruh daerah sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Dari 17 subsektor Ekraf, kuliner menjadi salah satu prioritas.
Program MASAMO hadir sebagai strategi konkret untuk meningkatkan kapasitas juru masak SPPG melalui pendampingan langsung bersama MasterChef, guna memastikan kualitas, variasi menu, standar kebersihan, serta kandungan gizi dan protein sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional.
“Melalui MASAMO, kita memperkuat SDM dapur MBG sekaligus mendorong keterlibatan industri kreatif dalam peningkatan standar kuliner nasional yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Menteri Ekraf.
Lampung dinilai memiliki potensi besar pada sektor kuliner, fesyen, kriya, dan konten digital. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, komunitas, media, pelaku usaha, dan lembaga keuangan menjadi kunci untuk mengangkat brand lokal ke pasar nasional bahkan global.
Kegiatan MASAMO di Lampung ini menjadi contoh sinergi multipihak dalam mendukung program nasional sekaligus menggerakkan ekonomi lokal, khususnya sektor pertanian, peternakan, perdagangan, dan jasa yang terlibat dalam rantai pasok MBG.
Menteri Ekraf secara resmi membuka kegiatan MASAMO sebagai bagian dari penguatan kompetensi juru masak dan dukungan terhadap keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.***
















