Guna mendukung implementasi roadmap tersebut, Kemenperin juga telah menyiapkan infrastruktur fisik untuk pengembangan chip design.
Salah satunya melalui penyediaan satu lantai khusus di Indonesia Manufacturing Center (IMC) sebagai wadah kolaborasi riset, pengembangan, dan inovasi chip design nasional.
“Dalam lima tahun terakhir, Kemenperin juga semakin aktif mendorong kegiatan R&D chip design, termasuk melalui penyediaan infrastruktur pendukung untuk pengujian desain chip. Ini menjadi bagian penting untuk memastikan hasil desain dapat memenuhi standar industri dan siap masuk ke tahap berikutnya dalam rantai nilai semikonduktor,” imbuhnya.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem dan membangun kesadaran nasional terhadap pentingnya industri semikonduktor, Menperin juga dijadwalkan menjadi salah satu keynote speaker pada agenda Indonesia Semiconductor Summit 2026 yang diselenggarakan oleh ICDeC pada 29–30 Januari 2026 di ITB Innovation Park, Bandung.
Forum ini akan mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, serta mitra global untuk membahas arah kebijakan, peta jalan, dan peluang kolaborasi pengembangan industri semikonduktor nasional.
“Forum seperti Indonesia Semiconductor Summit menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi, menyelaraskan kebijakan, serta memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Kemenperin memandang agenda ini sebagai bagian penting dari penguatan ekosistem semikonduktor nasional secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Menperin, seluruh langkah tersebut dirangkum dalam Roadmap Pengembangan Ekosistem Semikonduktor Indonesia, yang disusun secara bertahap dengan fokus awal pada desain chip, pengembangan talenta nasional, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan mitra global.***













