TERASJABAR.ID – Penderita penyakit jantung perlu memperhatikan aktivitas sehari-hari, karena menjaga kesehatan jantung tidak hanya bergantung pada obat, tetapi juga kebiasaan hidup.
Memahami pantangan sangat penting untuk menjaga kondisi tetap stabil, mencegah serangan berulang, serta menghindari komplikasi serius.
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
Oleh sebab itu, kehati-hatian dalam memilih aktivitas sangat diperlukan, terutama bagi penderita yang memiliki riwayat serangan jantung, gagal jantung, hipertensi, atau diabetes.
Beberapa kegiatan yang sebaiknya dihindari penderita jantung antara lain aktivitas fisik berat yang memaksa jantung bekerja terlalu keras, konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan garam, serta kebiasaan merokok atau terpapar asap rokok.
Selain itu, kurang tidur, stres berlebihan, konsumsi alkohol atau kafein berlebih, serta penggunaan obat tanpa konsultasi dokter juga dapat memperburuk kondisi jantung.
Mengabaikan pantangan tersebut berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti serangan jantung berulang, stroke, gangguan irama jantung, gagal jantung, hingga kematian mendadak.
Agar tetap aman beraktivitas, penderita jantung disarankan memilih olahraga ringan sesuai anjuran dokter, menjaga pola makan rendah lemak dan garam, berhenti merokok, membatasi kafein, mengelola stres, tidur cukup, serta rutin menjalani kontrol kesehatan.
Dengan menyesuaikan gaya hidup secara konsisten, kualitas hidup penderita jantung dapat terjaga dan risiko komplikasi dapat diminimalkan.-***














