Berbagai pendekatan pengolahan, mulai dari konversi sampah menjadi energi hingga pemanfaatan berbasis daur ulang dan pengolahan organik, dinilai semakin matang untuk diimplementasikan secara luas.
“Kita sudah memiliki teknologi pengolahan sampah yang lengkap, mulai dari waste to energy, RDF, kompos, hingga biodigester. Sampah ini saya yakin bisa diselesaikan,” ujarnya.
Dan untuk mempercepat implementasi, akan dibentuk Tim Penyusun Roadmap Pengelolaan Sampah, yang melibatkan lintas Kementerian/Lembaga, antara lain Kemenko Pangan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kemendagri, Kemendiktisaintek, Kementerian Pekerjaan Umum, dan BRIN.
Kolaborasi lintas sektor ini mencakup berbagai langkah strategis, mulai dari penyederhanaan regulasi dan perizinan lingkungan, penguatan perencanaan daerah, hingga pengembangan riset dan inovasi teknologi serta penyediaan infrastruktur pengolahan sampah.
Pemerintah menargetkan bahwa dalam empat tahun ke depan, permasalahan sampah nasional dapat ditangani secara signifikan, disertai upaya berkelanjutan dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah.
Dengan langkah yang terintegrasi tersebut, pemerintah optimistis pengelolaan sampah di Indonesia akan semakin modern, berkelanjutan, serta mampu memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan energi.***
Sumber: Kemenko Pangan














