TERASJABAR.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Edukasi Keuangan bagi Penyuluh Agama se-Kota Tasikmalaya.
Kegiatan ini di ikuti 85 peserta dari Penyuluh agama se kecamatan di Kota Tasikmalaya dan di selenggarakan di Auditorium Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Ber Tasikmalaya, Rabu(11/3/2026).
Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati mengatakan bahwa penyuluh agama memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat.
 “Penyuluh agama merupakan figur yang dipercaya masyarakat dan memiliki kedekatan dengan berbagai komunitas, mulai dari calon pengantin, keluarga muda, hingga majelis taklim,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, OJK Tasikmalaya berharap para penyuluh dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan edukasi keuangan syariah kepada masyarakat secara lebih luas serta penyuluh agama selama ini berperan sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan bimbingan, penerangan, dan edukasi ajaran agama kepada masyarakat, “ungkapnya.
“Karena dalam menjalankan tugasnya, penyuluh agama memiliki fungsi informatif-edukatif, konsultatif, dan advokatif, serta berperan sebagai penggerak moderasi beragama, pembina kerukunan, dan motivator pembangunan melalui pendekatan nilai-nilai agama serta merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Keuangan Ramadan Syariah (GERAKS) yang bertujuan mendorong pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sehat dan sesuai prinsip syariah, “ucapnya
Dengan adanya kegiatan ToT ini, OJK Tasikmalaya berharap tercipta multiplier effect, yaitu para penyuluh agama dapat menyampaikan kembali materi literasi keuangan kepada masyarakat melalui berbagai forum pembinaan keagamaan seperti majelis taklim, bimbingan calon pengantin, maupun kegiatan komunitas lainnya.
Kegiatan turut dihadiri oleh Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Tasikmalaya, Arip Somantri, serta menghadirkan narasumber dari Bank BJB Cabang Tasikmalaya dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tasikmalaya.
“Kami harap literasi dan inklusi keuangan syariah di Kota Tasikmalaya terus meningkat, sehingga masyarakat semakin cakap dalam mengelola keuangan, mampu memilih produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya, serta terhindar dari berbagai aktivitas keuangan ilegal yang merugikan, “pungkasnya (KRIS)
OJKÂ Tasikmalaya Perkuat Peran Penyuluh Agama Se Kota Tasikmalaya dalam Mendorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syari’ah, Rabu (11/3/2026). (Foto:KRIS)
ADVERTISEMENT
















