TERASJABAR.ID – Film horor Indonesia Pabrik Gula Uncut saat ini tengah tayang di bioskop mulai 31 Maret 2025, bertepatan dengan momen Lebaran.
Disutradarai oleh Awi Suryadi dan diproduseri oleh Manoj Punjabi dari MD Pictures, film ini merupakan adaptasi dari thread viral karya SimpleMan di platform X, yang sebelumnya sukses dengan KKN di Desa Penari.
Versi Uncut (dikenal juga sebagai “Jam Merah”) memiliki rating 21+ dengan durasi 133 menit, menawarkan pengalaman horor yang lebih intens dan tanpa sensor dibandingkan versi standar (Jam Kuning, 17+, 132 menit).
Cerita Pabrik Gula Uncut berlatar di sebuah pabrik gula tua peninggalan Belanda di Jawa Timur pada tahun 2003.
Sekelompok buruh musiman termasuk Endah (Ersya Aurelia), Fadhil (Arbani Yasiz), Dwi (Moch. Arif Alfiansyah), Hendra (Bukie B. Mansyur), Wati (Wavi Zihan), Ningsih (Erika Carlina), dan Franky (Benidictus Siregar) datang untuk bekerja selama musim penggilingan tebu.
Awalnya, semua berjalan normal, namun suasana berubah mencekam ketika Endah terbangun di malam hari dan membuntuti sosok misterius yang berkeliaran di sekitar mes pekerja. Sejak saat itu, teror demi teror mulai menghantui mereka.
Para buruh ini tidak hanya menghadapi kerasnya pekerjaan, tetapi juga gangguan dari makhluk gaib yang menghuni pabrik. Kejadian aneh seperti kecelakaan kerja misterius hingga kematian mengenaskan di sumur belakang menjadi puncak ketegangan.
Fadhil dan Naning, dua karakter kunci, berusaha mengungkap rahasia kelam di balik teror tersebut. Ternyata, pabrik ini memiliki sejarah tragis yang melibatkan ritual kuno dan arwah pendendam yang menuntut balasan.
Versi Uncut menghadirkan adegan-adegan eksplisit yang memperjelas misteri ini, termasuk detail gore dan horor supranatural yang tidak ada di versi standar, menjadikan pengalaman menonton lebih mendalam dan mencekam.