Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tujuh armada bus diberangkatkan untuk mengangkut 295 pekerja bersama keluarga mereka menuju Jambi dan Padang.
Keberangkatan ini menjadi bukti bahwa dukungan konkret kepada pekerja dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang memberi manfaat langsung bagi kehidupan mereka.
Wamenaker berharap, melalui fasilitas mudik gratis ini, para pekerja/buruh dan keluarganya dapat menempuh perjalanan dengan lebih aman dan nyaman, sehingga dapat merayakan hari raya serta bersilaturahmi dengan keluarga tercinta dengan penuh ketenangan.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan melepas keberangkatan Mudik bagi Pekerja/Buruh Tahun 2026 secara resmi. Doa kami menyertai Bapak dan Ibu sekalian, semoga selamat sampai tujuan dan dapat bersilaturahmi dengan keluarga tercinta,” ujar Wamenaker.
Afriansyah menambahkan, mudik bagi pekerja/buruh tahun 2026 ini juga menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta di tengah tantangan ekonomi yang ada.
Ia mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian sosial dan menjadikan kesejahteraan pekerja sebagai perhatian bersama.
“Kemnaker sangat menghargai peran serta perusahaan yang telah bersinergi dengan Pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan, termasuk mudik bagi pekerja ini. Hal ini merupakan perwujudan bentuk kepedulian sosial terhadap seluruh pemangku kepentingan, terutama pekerja/buruh dan keluarganya,” katanya.***
















